Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 28752-82-1

2-Allyloxybenzaldehyde, CAS 28752-82-1, TCI A1515

2-Allyloxybenzaldehyde, CAS 28752-82-1, TCI A1515

Identitas Kimia

No. CAS
28752-82-1
PubChem
CID 101335·SID 87562966
Rumus molekul
C10H10O2
Berat molekul
162.18 g/mol
Kemurnian
>96.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-prop-2-enoxybenzaldehyde
SMILES
C=CCOC1=CC=CC=C1C=O
InChIKey
BXCJDECTRRMSCV-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.041.200,00
Harga reguler Rp 1.426.950,00 Harga obral Rp 2.041.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI A1515 2-Allyloxybenzaldehyde adalah turunan benzaldehida yang membawa gugus aliloksi pada posisi orto terhadap gugus aldehida. Kombinasi dua gugus fungsi yang bersebelahan ini, yaitu aldehida yang reaktif dan eter alil yang mengandung ikatan rangkap, menjadikannya building block yang sangat berguna untuk sintesis intramolekular. Di laboratorium, senyawa ini banyak dipakai sebagai bahan awal untuk membangun kerangka benzopiran, kroman, dan senyawa siklik lain yang terfusi dengan cincin benzena. Kerangka seperti ini banyak dijumpai pada senyawa bahan alam dan molekul yang menarik bagi kimia medisinal.

Senyawa ini dipilih karena kedua gugus fungsinya dapat bereaksi secara berurutan atau dalam satu tahap untuk menutup cincin. Gugus aldehida dapat diubah menjadi oksim, nitron, imina, atau alkena, lalu bereaksi dengan gugus alil di dekatnya melalui sikloadisi intramolekular atau metatesis penutupan cincin. Gugus alil eter juga dapat mengalami penataan ulang Claisen untuk menghasilkan fenol tersubstitusi alil. Karena kedua gugus berada di posisi orto, reaksi intramolekular cenderung berlangsung efisien. Mutu TCI yang konsisten membantu peneliti memperoleh hasil yang dapat diulang.

Di Indonesia, 2-allyloxybenzaldehyde relevan bagi kelompok riset sintesis organik, kimia bahan alam, dan kimia medisinal yang mengembangkan turunan kromen, kumarin, atau benzopiran sebagai kandidat senyawa bioaktif. Bahan ini juga menarik untuk penelitian metodologi reaksi dan untuk praktikum lanjutan yang mempelajari reaksi intramolekular. Kemasan 5 g cocok untuk studi awal dan optimasi, sementara kemasan 25 g sesuai bagi laboratorium yang membutuhkan bahan untuk sintesis bertahap dengan beberapa langkah lanjutan.

Brosur TCI (PDF)

  • Sikloadisi intramolekular nitron atau nitril oksida: oksim atau nitron dari gugus aldehida bereaksi dengan gugus alil di posisi orto menghasilkan kerangka kroman terfusi isoksazolidin atau isoksazolin secara efisien.
  • Sintesis 2H-kromen melalui metatesis: olefinasi gugus aldehida diikuti metatesis penutupan cincin dengan gugus alil memberikan rute praktis menuju kerangka kromen yang penting dalam kimia bahan alam.
  • Penataan ulang Claisen: pemanasan eter alil aril dapat memindahkan gugus alil ke cincin aromatik, menghasilkan salisilaldehida tersubstitusi alil yang berguna sebagai intermediat lanjutan.
  • Reaksi karbonil-ene dan siklisasi intramolekular: kedekatan gugus aldehida dan alkena memungkinkan reaksi penutupan cincin berkatalis asam Lewis untuk membentuk kerangka kroman tersubstitusi.
  • Pembuatan basa Schiff dan ligan: gugus aldehida mudah dikondensasikan dengan amina menjadi imina, sementara gugus alil tetap tersedia untuk modifikasi lanjutan atau pengikatan pada polimer.

Merek TCI (kode produk A1515)
Nomor CAS 28752-82-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik lihat label produk dan Certificate of Analysis
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan gelap, sebaiknya di bawah gas inert setelah dibuka

Aldehida aromatik cenderung teroksidasi perlahan oleh udara menjadi asam karboksilat, sehingga 2-allyloxybenzaldehyde sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Setelah dibuka, mengisi ruang kosong botol dengan nitrogen atau argon membantu mempertahankan mutu bahan. Ikuti suhu penyimpanan pada label. Tangani di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari kontak dengan kulit, mata, dan uapnya. Baca SDS sebelum digunakan.

  • Chafaa dkk. (2020). A Combined Topological ELF, NCI and QTAIM Study of Mechanism and Hydrogen Bond Controlling the Selectivity of the IMDC Reaction of Nitrone-alkene Obtained from m-allyloxybenzaldehyde. Letters in Organic Chemistry doi:10.2174/1570178616666190401202143

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.