D-Allothreonine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kimia biologis dan peptida. Sebagai salah satu asam amino non-esensial, senyawa ini memiliki struktur kimia yang unik dan berperan dalam sintesis senyawa kompleks serta studi tentang mekanisme biologis. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang melakukan penelitian tentang struktur protein, modifikasi peptida, dan studi interaksi molekuler. Dalam konteks penelitian, D-Allothreonine sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa sintetis yang memiliki aplikasi di bidang farmakologi dan bioteknologi.
D-Allothreonine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam laboratorium. Senyawa ini juga memiliki tingkat kemurnian tinggi, yang menjadikannya pilihan utama untuk eksperimen yang membutuhkan akurasi dan presisi. Karena struktur kimianya yang spesifik, D-Allothreonine juga digunakan dalam studi tentang reaktivitas dan reaksi kimia yang kompleks.
Di laboratorium di Indonesia, D-Allothreonine sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa biomedis, pengembangan obat, dan studi tentang mekanisme biologis. Produk ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan universitas yang fokus pada bidang kimia dan biologi molekuler.
Brosur TCI (PDF)
- D-Amino Acids 2026-03-19 · hal. 1
- Amino Acids and Peptide Synthesis Reagents 2025-08-14 · hal. 7
- Dalam sintesis peptida, D-Allothreonine digunakan sebagai komponen utama untuk membangun struktur protein sintetis.
- Senyawa ini cocok untuk studi tentang aktivitas enzim karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan substrat tertentu.
- D-Allothreonine sering digunakan dalam penelitian farmakologi untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki efek terapeutik.
- Produk ini sangat relevan dalam penelitian bioteknologi terkait modifikasi protein dan pengembangan vaksin.
- Dalam analisis kimia, D-Allothreonine digunakan sebagai bahan standar untuk kalibrasi dan pengujian kualitas senyawa lain.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24830-94-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 100mg, 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sinar matahari langsung |
D-Allothreonine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Jangan menyimpan produk ini di area yang lembap atau panas, karena dapat memengaruhi stabilitas dan kualitas senyawa.
- Baker dkk. (1998). D-allothreonine has no growth promoting efficacy for chicks. Poultry Science doi:10.1093/ps/77.9.1397
- Kikuchi dkk. (2013). Improved synthesis of d-allothreonine derivatives from l-threonine. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2013.06.027
- Zhang dkk. (2026). Study on absorption and polarization spectra of allothreonine enantiomers. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2026.146256
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






