Abscisic acid (ABA) adalah senyawa organik yang berperan penting dalam regulasi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Sebagai salah satu dari hormon tanaman yang paling kompleks, ABA terlibat dalam berbagai proses fisiologis seperti dormansi biji, penuaan daun, dan respons terhadap stres lingkungan. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian biologi tumbuhan untuk mempelajari mekanisme respons tanaman terhadap faktor eksternal seperti kekeringan atau kekurangan nutrisi. Dalam laboratorium, ABA juga digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau dalam pengujian aktivitas biologis tertentu.
(100mg) TCI A1698 adalah bentuk (S)-(+)-Abscisic Acid yang memiliki struktur kimia spesifik dan aktivitas biologis yang konsisten. Senyawa ini memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu dan dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu jika penyimpanannya tepat. Kejernihan dan kemurnian tinggi dari bahan ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan presisi dan akurasi.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam berbagai penelitian bidang biologi tumbuhan, kimia organik, dan pertanian. Peneliti lokal sering memanfaatkan ABA untuk studi tentang adaptasi tanaman terhadap lingkungan atau pengembangan teknik pertanian berkelanjutan. Ketersediaan produk ini mendukung penelitian yang relevan dengan kebutuhan lokal dan global.
Brosur TCI (PDF)
- Plant Hormones 2025-01-30 · hal. 1
- Agrochemical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-01-08 · hal. 8
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 7
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 13
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 55
- Penelitian tentang respons tanaman terhadap stres lingkungan seperti kekeringan dan kelembapan ekstrem.
- Pengembangan teknik pertanian untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap perubahan iklim.
- Studi tentang mekanisme dormansi biji dan penuaan daun dalam bidang biologi tumbuhan.
- Uji aktivitas biologis senyawa kimia dalam bidang farmakologi dan kimia organik.
- Penelitian tentang regulasi pertumbuhan akar dan pembentukan biji dalam bidang agronomi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 21293-29-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Terpenes |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini. Pastikan wadah penyimpanan tidak terbuka dan tidak terkena kelembapan untuk menjaga kualitas dan kestabilan bahan.
- Xiong dkk. (2003). Regulation of Abscisic Acid Biosynthesis. Plant Physiology doi:10.1104/pp.103.025395
- (2025). Expression of Concern: C2-Domain Abscisic Acid-Related Proteins Mediate the Interaction of PYR/PYL/RCAR Abscisic Acid Receptors with the Plasma Membrane and Regulate Abscisic Acid Sensitivity in Arabidopsis. The Plant Cell doi:10.1093/plcell/koaf191
- Busso (2023). Abscisic acid, and abscisic acid-induced water stress tolerance in mycorrhizal herbaceous and olive (Olea europaea) plants. Lilloa doi:10.30550/j.lil/1689
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




