3-Amino-6-chloropyridazine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, terdiri dari cincin piridazin dengan substituen amina dan kloro pada posisi tertentu. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Dalam laboratorium, bahan ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting dalam sintesis senyawa kompleks.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, 3-Amino-6-chloropyridazine menjadi pilihan utama dalam reaksi kimia tertentu. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi substitusi, reaksi kondensasi, dan reaksi lain yang diperlukan dalam sintesis senyawa heterosiklik. Karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti di bidang kimia organik.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama di lembaga penelitian dan universitas. Bahan ini sering digunakan untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan lingkungan. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti dalam mengakses bahan baku yang diperlukan untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik dalam penelitian struktur molekuler
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu
- Penelitian kimia farmakologis untuk pengujian efek farmakologis
- Pengembangan material kimia dengan sifat tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5469-69-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
3-Amino-6-chloropyridazine harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pemakaian bahan ini sebaiknya dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas bahan tetap terjaga selama periode penggunaan.
—

