2-Tert-Amylphenol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam kategori bahan pembangun kimia, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar yang digunakan untuk memproduksi senyawa-senyawa lain yang memiliki struktur kompleks. 2-Tert-Amylphenol memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang memungkinkan reaksi dengan berbagai reagen. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi dalam sintesis organik. Karena sifatnya yang tidak mengandung heterosiklik, senyawa ini cocok untuk reaksi yang membutuhkan kestabilan struktur. Di laboratorium Indonesia, 2-Tert-Amylphenol digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang relevan dengan kebutuhan penelitian lokal.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks dengan struktur substitusi tertentu
- Reaksi substitusi pada posisi fenil untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu
- Pembuatan bahan baku untuk produksi senyawa farmasi atau bahan kimia industri
- Pengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam berbagai kondisi reaksi
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3279-27-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Tert-Amylphenol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat mudah terbakar, sehingga perlu dihindari dari sumber panas dan percikan. Dalam penanganan, pengguna harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Alexsandra de Sousa Rios dkk. (2009). Study of Antioxidant Properties of 5-n-Pentadecyl-2-tert-amylphenol. Energy & Fuels doi:10.1021/ef800994j
- Schlueter dkk. (2013). Novel mechanisms of biotransformation of p-tert-amylphenol by bacteria and fungi with special degradation abilities and simultaneous detoxification of the disinfectant. Applied Microbiology and Biotechnology doi:10.1007/s00253-013-5312-0
- EFSA Panel on Food Contact Materials, Enzymes, Flavourings and Processing Aids (CEF) (2015). Safety assessment of the substance 2,4‐di‐tert‐amylphenol, impurity and hydrolysis product of the substance phosphorous acid, mixed 2,4‐bis(1,1‐dimethylpropyl)phenyl and 4‐(1,1‐dimethylpropyl)phenyl triesters, for use in food contact materials. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2015.4242
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

