1-Amino-4-bromonaphthalene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus amina dan bromo yang membuatnya menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik atau bahan baku untuk reaksi substitusi. Di laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia analitik.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, 1-Amino-4-bromonaphthalene menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi coupling. Senyawa ini memiliki daya reaksi tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan kejelasan struktur produk akhir. Karakteristik ini membuatnya sangat diminati oleh para peneliti yang membutuhkan bahan baku dengan sifat kimia yang terprediksi.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa baru dan pengembangan material. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan struktur yang jelas dan reaktivitas yang terkendali.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam reaksi substitusi
- Penelitian material organik dengan struktur tertentu
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2298-07-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena potensi iritasi terhadap kulit dan mata.
—
