4-Amino-3-bromobenzonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau building block untuk pembuatan senyawa kompleks lainnya. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai prekursor dalam reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang memerlukan grup amina dan nitril. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, bahan ini menjadi pilihan utama dalam berbagai penelitian kimia.
Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari cincin benzena dengan substituen bromo di posisi 3 dan amina di posisi 4, serta gugus nitril di posisi 1. Sifat kimia ini memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi nucleofilik. Karena struktur yang jelas dan reaktivitas yang terprediksi, senyawa ini sangat cocok untuk penggunaan dalam laboratorium yang memerlukan presisi dan kontrol tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan kimia industri, dan senyawa intermediet. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini sebagai bahan baku dalam eksperimen yang memerlukan reaktivitas dan stabilitas tertentu.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam sintesis senyawa kompleks
- Pembuatan intermediet kimia untuk industri bahan kimia
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50397-74-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia tidak diinginkan. Karena sifat kimianya yang stabil, penyimpanan dalam kondisi normal sehari-hari sudah cukup. Namun, dalam penggunaan, harus diperhatikan kehati-hatian dalam penanganan untuk mencegah paparan langsung dan memastikan keamanan di lingkungan laboratorium.
—


