4-Amino-3-chlorobenzonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus amina, kloro, dan nitril, sehingga memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis seperti substitusi, reduksi, dan reaksi kondensasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau bahan kimia industri.
Karena struktur kimianya yang unik, 4-Amino-3-chlorobenzonitrile memiliki sifat reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia. Senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan derivat aromatik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proyek penelitian yang terkait dengan sintesis senyawa aktif biologis, serta dalam pengembangan bahan kimia untuk keperluan analisis dan uji laboratorium.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi substitusi nitril dalam sintesis senyawa aromatik
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam penelitian farmakologi
- Pembuatan bahan baku untuk senyawa dengan aktivitas antioksidan
- Uji katalitik dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 21803-75-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Amino-3-chlorobenzonitrile harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar udara bebas. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
—



