Allyl Hexanoate (TCI A2179) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Bahan ini memiliki struktur molekul yang kompleks dan berperan sebagai monomer dalam sintesis senyawa organik. Monomer ini sering digunakan dalam reaksi polimerisasi untuk menghasilkan polimer dengan sifat tertentu, seperti elastisitas atau kekuatan mekanik. Sebagai bahan baku, Allyl Hexanoate sangat penting dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahan baru atau modifikasi bahan yang sudah ada.
Allyl Hexanoate memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, yang memungkinkannya berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki aroma yang khas, yang bisa menjadi indikator visual dalam beberapa reaksi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Allyl Hexanoate cocok untuk digunakan dalam kondisi laboratorium yang membutuhkan kestabilan senyawa selama proses eksperimen. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal dalam penelitian yang memerlukan presisi dan konsistensi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Allyl Hexanoate sering ditemukan dalam penelitian ilmu material dan kimia organik. Bahan ini digunakan oleh para peneliti untuk mengembangkan polimer baru atau memodifikasi sifat bahan yang sudah ada. Dengan sifat kimia yang stabil dan aplikasi yang luas, Allyl Hexanoate menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium yang berfokus pada inovasi dan pengembangan teknologi.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 12
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 16
- Monomers 2025-05-28 · hal. 16
- Reaksi polimerisasi untuk sintesis polimer dengan sifat elastis
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa organik kompleks
- Pengembangan bahan baru dalam bidang ilmu material
- Eksperimen kimia yang memerlukan kestabilan senyawa selama proses
- Penelitian tentang reaktivitas monomer dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 123-68-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Allyl Hexanoate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan atau kontaminasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus dipakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Api dkk. (2024). RIFM fragrance ingredient safety assessment, allyl hexanoate, CAS Registry Number 123-68-2. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2024.114831
- Raffo dkk. (2012). Quantification of allyl hexanoate in pineapple beverages and yogurts as a case study to characterise a source of uncertainty in dietary exposure assessment to flavouring substances. Food Additives & Contaminants: Part A doi:10.1080/19440049.2011.623285
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








