4-Acetyl-6-tert-butyl-1,1-dimethylindan adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur indan yang dimodifikasi dengan gugus asetil dan tert-butil, sehingga memberikan sifat kimia yang unik dan stabil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen utama dalam reaksi organik yang memerlukan kestabilan struktur dan reaktivitas yang terkendali.
Karena struktur molekulnya yang kompleks dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa aromatik, heterosiklik, dan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemurniannya yang tinggi membuatnya menjadi pilihan yang sangat baik untuk penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset yang fokus pada sintesis senyawa kompleks. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam pengembangan obat dan bahan kimia industri, yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi dalam proses sintesis.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmasi
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan stabilitas struktur molekul
- Pengembangan senyawa heterosiklik untuk aplikasi dalam bidang material
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan gugus tert-butil
- Pengujian katalis dalam reaksi organik yang memerlukan substrat stabil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13171-00-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan cahaya |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus diperhatikan kehati-hatian karena senyawa ini bersifat kimia yang memerlukan perlakuan yang tepat untuk menghindari kontaminasi atau reaksi yang tidak diinginkan.
—





