Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 89-57-6

5-Aminosalicylic Acid [for Biochemical Research], CAS 89-57-6, TCI A2291

5-Aminosalicylic Acid [for Biochemical Research], CAS 89-57-6, TCI A2291

Identitas Kimia

Nama lain
5-ASA
No. CAS
89-57-6
PubChem
CID 4075·SID 87561586
Rumus molekul
C7H7NO3
Berat molekul
153.14 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-amino-2-hydroxybenzoic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1N)C(=O)O)O
InChIKey
KBOPZPXVLCULAV-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 795.900,00
Harga reguler Rp 572.250,00 Harga obral Rp 795.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

5-Aminosalicylic Acid (5-ASA) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bio kimia dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi ilmiah, termasuk dalam studi metabolisme dan reaksi kimia dalam sistem biologis. Dalam laboratorium, 5-ASA digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai bahan kontrol dalam uji reaksi kimia tertentu. Sebagai senyawa organik, 5-ASA memiliki struktur kimia yang unik yang memungkinkannya berperan dalam berbagai reaksi kimia yang kompleks.

5-Aminosalicylic Acid memiliki sifat kimia stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Senyawa ini juga bersifat tidak beracun dalam dosis kecil, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam penelitian laboratorium. Karena sifat kimianya yang jelas dan konsistensi, 5-ASA menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen ilmiah.

Di laboratorium Indonesia, 5-Aminosalicylic Acid digunakan secara luas dalam penelitian bio kimia, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian tentang efek senyawa tertentu terhadap sel atau organisme, serta dalam pengembangan obat baru. Dengan adanya produk ini, para peneliti dapat memperoleh bahan yang sesuai untuk eksperimen mereka tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

Brosur TCI (PDF)

  • Dalam penelitian metabolisme obat, 5-Aminosalicylic Acid digunakan sebagai bahan untuk menguji interaksi senyawa dengan sistem biologis.
  • Senyawa ini cocok untuk eksperimen sintesis senyawa kimia kompleks karena struktur kimianya yang jelas dan reaktivitas yang terkendali.
  • Dalam studi farmakologi, 5-ASA sering digunakan untuk mengevaluasi efek farmakologis senyawa tertentu terhadap sel atau organisme.
  • Bahan ini juga digunakan dalam uji reaksi kimia untuk menentukan mekanisme reaksi tertentu dalam lingkungan laboratorium.
  • 5-Aminosalicylic Acid dapat dimanfaatkan dalam penelitian tentang efek senyawa pada sistem pencernaan dan peranannya dalam penyakit tertentu.

Merek TCI
Nomor CAS 89-57-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan

5-Aminosalicylic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk akan memperpanjang masa simpan bahan ini. Selama penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Wadah harus selalu tertutup untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan dalam penelitian ilmiah.

  • Grisham (1990). Effect of 5-aminosalicylic acid on ferrous sulfate-mediated damage to deoxyribose. Biochemical Pharmacology doi:10.1016/0006-2952(90)90630-4
  • Yuri dkk. (2020). Transport characteristics of 5-aminosalicylic acid into colonic epithelium: Involvement of sodium-coupled monocarboxylate transporter SMCT1-mediated transport system. Biochemical and Biophysical Research Communications doi:10.1016/j.bbrc.2020.01.139
  • Fischer dkk. (1994). Radical-derived oxidation products of 5-aminosalicylic acid and N-acetyl-5-aminosalicylic acid. Journal of Chromatography B: Biomedical Sciences and Applications doi:10.1016/0378-4347(94)80052-9

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.