Amitraz adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi nutrisi dan biologi sel. Sebagai derivat dari amina, Amitraz memiliki sifat aktif yang memungkinkan penggunaannya dalam pengujian efek biologis pada organisme. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium untuk mengamati respons fisiologis dan perilaku makhluk hidup terhadap stimulus tertentu. Dalam konteks penelitian nutrisi, Amitraz digunakan untuk mengevaluasi dampak nutrisi pada metabolisme dan fungsi sel.
Amitraz memiliki karakteristik kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik. Sifat ini memudahkan proses penyiapan larutan untuk eksperimen di laboratorium. Selain itu, Amitraz memiliki daya reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan konsentrasi spesifik. Kelebihan ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan akurasi dan presisi.
Di laboratorium Indonesia, Amitraz digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan nutrisi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium penelitian universitas dan lembaga riset yang fokus pada studi kehidupan. Karena sifatnya yang spesifik, Amitraz menjadi alat penting dalam eksperimen yang memerlukan pengujian efek biologis pada berbagai tingkat organisasi hidup.
Brosur TCI (PDF)
- Agrochemical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-01-08 · hal. 5
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 12
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 56
- Penelitian efek toksikologi pada organisme hidup untuk mengevaluasi dampak lingkungan
- Uji respons fisiologis pada makhluk hidup terhadap stimulus kimia tertentu
- Pengembangan metode analisis kualitatif dan kuantitatif untuk senyawa aktif biologis
- Studi metabolisme dan fungsi sel dalam konteks nutrisi dan kesehatan
- Eksperimen biokimia untuk memahami mekanisme reaksi kimia dalam tubuh
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 33089-61-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 250mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Amitraz harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan penguraian. Karena sifatnya yang aktif, bahan ini harus dihindari dari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan selama masa penelitian.
- Bansal dkk. (2023). Amitraz Poisoning – A Rare and Uncommon Case of Poisoning and Its Management. Journal of Indian College of Anaesthesiologists doi:10.4103/jica.jica_33_22
- GÜLER dkk. (2022). Acute Symptomatic Amitraz Intoxication. Ankara Eğitim ve Araştırma Hastanesi Tıp Dergisi doi:10.20492/aeahtd.1033191
- Bertola dkk. (2025). Sensitivity and Resistance of Parasitic Mites (Varroa destructor, Tropilaelaps spp. and Acarapis woodi) Against Amitraz and Amitraz-Based Product Treatment: A Systematic Review. Insects doi:10.3390/insects16030234
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





