4-Amino-2-chloropyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa yang memiliki struktur pyrimidine. Senyawa ini memiliki struktur dasar yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reaktan lain untuk membentuk senyawa kompleks. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk membangun molekul dengan sifat tertentu, seperti obat, pestisida, atau bahan kimia industri.
Karena struktur kimianya yang sederhana dan reaktivitas yang baik, 4-Amino-2-chloropyrimidine menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Senyawa ini memiliki kestabilan dalam kondisi tertentu dan mudah diubah melalui reaksi substitusi atau reaksi elektrofilik. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan modifikasi struktur dasar.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, khususnya dalam bidang farmasi dan bahan kimia. Banyak institusi penelitian dan industri lokal memanfaatkan bahan ini untuk pengembangan produk baru yang memerlukan struktur kimia tertentu.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan pestisida dan bahan kimia pertanian berbasis pyrimidine
- Penelitian struktur kimia dalam bidang farmakologi dan biokimia
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi kimia organik untuk membangun molekul kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7461-50-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Amino-2-chloropyrimidine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di suhu kamar dan jauh dari sumber cahaya langsung. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
—
