Salvianolic Acid B adalah senyawa fenolik alami yang berasal dari akar tanaman Salvia miltiorrhiza, yang dikenal dengan sebutan *Danshen* dalam tradisi Tiongkok. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Salvianolic Acid B memiliki aktivitas antioksidan yang kuat, sehingga menjadi bahan penting dalam eksperimen yang mengeksplorasi mekanisme antioksidan dan efek anti-inflamasi. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mempelajari peran senyawa fenolik dalam pengaturan metabolisme sel dan respons imun.
Salvianolic Acid B memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Sifat fisik dan kimia ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis seperti kromatografi, spektroskopi, dan reaksi kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan yang relatif ekstrem, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, Salvianolic Acid B digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan farmakologi, biomedis, dan penelitian kesehatan. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang mengeksplorasi efek senyawa alami terhadap penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung. Peneliti di Indonesia mengapresiasi senyawa ini karena ketersediaannya dan kegunaannya yang luas dalam bidang penelitian ilmiah.
Brosur TCI (PDF)
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 8
- Penelitian tentang efek antioksidan senyawa alami pada sel manusia
- Analisis kandungan fenolik dalam bahan herbal untuk pengembangan obat
- Eksperimen pengujian aktivitas anti-inflamasi pada model hewan
- Pengembangan metode kromatografi untuk isolasi senyawa bioaktif
- Studi tentang mekanisme aksi senyawa fenolik dalam pengaturan metabolisme
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 121521-90-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Salvianolic Acid B harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil dan terlindung dari udara terbuka sangat disarankan. Saat mengambil produk, pastikan tangan dan wadah yang digunakan bersih dan bebas kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan yang tepat memastikan kualitas dan keamanan penggunaan senyawa ini dalam jangka waktu yang lebih lama.
- He dkk. (2025). Salvianolic acid A facilitates cartilage repair in knee osteoarthritis model rats by promoting WDR5 expression. Regenerative Therapy doi:10.1016/j.reth.2025.02.010
- (2017). Salvianolic Acid a Ameliorates Cisplatin-Induced Nephrotoxicity in Mice. Journal of Integrative Medicine & Therapy doi:10.13188/2378-1343.1000013
- Zhou dkk. (2008). Rapid and simultaneous determination of salvianolic acid A and salvianolic acid B by complex chromatography and study on related mechanism of coordination. Analytica Chimica Acta doi:10.1016/j.aca.2008.09.006
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Cell BiologyBioactive Small MoleculesAntioxidant and Free Radical Scavengers [Bioactive Small Molecules]
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








