Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4360-12-7

Ajmaline, CAS 4360-12-7, TCI A3236

Ajmaline, CAS 4360-12-7, TCI A3236

Identitas Kimia

No. CAS
4360-12-7
PubChem
CID 11099457·SID 468590186
Rumus molekul
C20H26N2O2
Berat molekul
326.4 g/mol
Kemurnian
>97.0%(HPLC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(9R,10S,12R,13S,14R,16S,17S,18R)-13-ethyl-8-methyl-8,15-diazahexacyclo[14.2.1.01,9.02,7.010,15.012,17]nonadeca-2,4,6-triene-14,18-diol
SMILES
CC[C@H]1[C@@H]2C[C@H]3[C@H]4C5(C[C@@H]([C@H]2[C@H]5O)N3[C@@H]1O)C6=CC=CC=C6N4C
InChIKey
CJDRUOGAGYHKKD-STFDQTQMSA-N
Harga reguler Rp 5.855.850,00
Harga reguler Rp 4.110.750,00 Harga obral Rp 5.855.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Ajmaline adalah senyawa alkaloid yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering digunakan sebagai agen untuk mempelajari mekanisme kerja obat dan efeknya terhadap sistem saraf. Dalam laboratorium, Ajmaline digunakan untuk menguji respons sel terhadap berbagai stimulus, termasuk efeknya terhadap jantung dan sistem saraf. Sebagai bahan kimia murni, Ajmaline memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biologis.

Ajmaline memiliki struktur kimia kompleks yang membuatnya menjadi bahan yang menarik untuk penelitian tentang interaksi molekuler. Senyawa ini bersifat non-polar dan memiliki kelarutan yang terbatas dalam pelarut organik. Sifat ini memungkinkan peneliti untuk mengontrol konsentrasi dan distribusi senyawa dalam berbagai sistem eksperimen. Selain itu, Ajmaline memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Di laboratorium Indonesia, Ajmaline digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan farmakologi dan biologi molekuler. Bahan ini sering digunakan dalam eksperimen yang melibatkan uji aktivitas farmakologis, pengujian toksisitas, serta studi tentang mekanisme aksi obat. Peneliti di Indonesia mengapresiasi kualitas dan keandalan Ajmaline dalam berbagai aplikasi ilmiah, terutama dalam penelitian yang memerlukan presisi dan akurasi tinggi.

Brosur TCI (PDF)

  • Ajmaline digunakan untuk menguji efek farmakologis pada jaringan saraf karena sifatnya yang memengaruhi sistem saraf.
  • Bahan ini cocok untuk penelitian tentang toksisitas obat karena kemampuannya untuk memengaruhi respons sel.
  • Ajmaline sering diterapkan dalam studi interaksi molekuler untuk memahami mekanisme kerja senyawa tertentu.
  • Bahan ini digunakan dalam eksperimen biokimia untuk mengamati reaksi kimia dalam lingkungan tertentu.
  • Ajmaline juga digunakan dalam uji aktivitas enzim untuk mempelajari perubahan aktivitas enzim akibat pengaruh senyawa tertentu.

Merek TCI
Nomor CAS 4360-12-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids
Ukuran kemasan 1g
Bentuk fisik Serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung

Ajmaline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas kimianya. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan kering sangat dianjurkan. Harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata, serta penggunaan di area yang tidak terkontrol.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.