Alpha-Arbutin, dengan nomor CAS 84380-01-8, adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian farmakologis dan biofarmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai eksperimen yang berkaitan dengan pengujian aktivitas antioksidan, efek anti-inflamasi, serta potensi penggunaan sebagai bahan aktif dalam produk perawatan kulit. Dalam laboratorium, alpha-arbutin digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai bahan uji dalam penelitian klinis dan farmakologi.
Alpha-Arbutin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses isolasi. Selain itu, alpha-arbutin juga memiliki stabilitas termal yang baik, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam kondisi laboratorium yang beragam.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, alpha-arbutin sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, kosmetologi, dan biokimia. Bahan ini menjadi pilihan utama para peneliti karena ketersediaannya, keandalan sifat kimianya, dan kegunaannya yang luas dalam berbagai eksperimen. Dengan adanya produk ini, peneliti di Indonesia dapat memperluas cakrawala penelitian mereka tanpa harus mengimpor bahan dari luar negeri.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 49
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 50
- Penelitian aktivitas antioksidan untuk pengembangan produk farmasi
- Uji efek anti-inflamasi pada model penyakit kulit
- Sintesis senyawa aktif dalam industri kosmetik
- Pengujian toksisitas dan keamanan bahan untuk penggunaan klinis
- Eksperimen farmakodinamik untuk mengevaluasi mekanisme kerja senyawa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 84380-01-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Alpha-Arbutin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat kimia, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkontaminasi oleh bahan lain. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan kestabilan senyawa selama penggunaan.
- Sugimoto dkk. (2003). Syntheses of Arbutin-.ALPHA.-glycosides and a Comparison of Their Inhibitory Effects with Those of .ALPHA.-Arbutin and Arbutin on Human Tyrosinase. Chemical and Pharmaceutical Bulletin doi:10.1248/cpb.51.798
- (2021). Alpha Arbutin as a Skin Lightening Agent: A Review. International Journal of Pharmaceutical Research doi:10.31838/ijpr/2021.13.02.446
- Pertiwi dkk. (2020). Pengaruh pH Terhadap Stabilitas Alpha Arbutin dalam Gel Niosom. Majalah Farmaseutik doi:10.22146/farmaseutik.v16i1.49446
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







