Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 131707-23-8

Arbidol Hydrochloride TCI A3402

Arbidol Hydrochloride TCI A3402

Identitas Kimia

No. CAS
131707-23-8
PubChem
CID 9958103·SID 468590279
Rumus molekul
C22H26BrClN2O3S
Berat molekul
513.9 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
ethyl 6-bromo-4-[(dimethylamino)methyl]-5-hydroxy-1-methyl-2-(phenylsulfanylmethyl)indole-3-carboxylate;hydrochloride
SMILES
CCOC(=O)C1=C(N(C2=CC(=C(C(=C21)CN(C)C)O)Br)C)CSC3=CC=CC=C3.Cl
InChIKey
OMZHXQXQJGCSKN-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.155.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.155.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Arbidol Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam penelitian terkait virus dan respons imun tubuh terhadap infeksi. Arbidol Hydrochloride memiliki aktivitas antivirus yang signifikan, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat dan uji klinis. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mengisolasi dan menguji efek antivirus pada berbagai jenis virus.

Arbidol Hydrochloride memiliki sifat kimia stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses pelarutan. Selain itu, senyawa ini memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan laboratorium, sehingga cocok untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan kehati-hatian.

Di laboratorium Indonesia, Arbidol Hydrochloride digunakan dalam penelitian terkait penyakit menular dan pengembangan vaksin. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan farmasi, terutama di institusi riset dan universitas yang fokus pada bidang biomedis.

  • Pengujian efek antivirus pada berbagai jenis virus
  • Pengembangan obat antivirus untuk penelitian farmakologi
  • Penelitian tentang mekanisme respons imun terhadap infeksi
  • Uji klinis awal untuk pengembangan terapi antivirus
  • Analisis konsentrasi senyawa dalam larutan reaksi kimia

Merek TCI
Nomor CAS 131707-23-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 25mg, 100mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Arbidol Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Saat menangani bahan ini, pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia yang bersifat asam atau basa, karena dapat memengaruhi sifat kimia dan stabilitasnya.

  • Case Medical Research (2020). Clinical Study of Arbidol Hydrochloride Tablets in the Treatment of Pneumonia Caused by Novel Coronavirus. Case Medical Research doi:10.31525/ct1-nct04260594
  • Lu dkk. (2021). Pharmacokinetic comparison of four arbidol hydrochloride preparations in beagle dogs. Biomedical Chromatography doi:10.1002/bmc.5245
  • Bai dkk. (2023). Multicenter, randomized controlled, open label evaluation of the efficacy and safety of arbidol hydrochloride tablets in the treatment of influenza-like cases. BMC Infectious Diseases doi:10.1186/s12879-023-08570-9

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.