Arbidol Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam penelitian terkait virus dan respons imun tubuh terhadap infeksi. Arbidol Hydrochloride memiliki aktivitas antivirus yang signifikan, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat dan uji klinis. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mengisolasi dan menguji efek antivirus pada berbagai jenis virus.
Arbidol Hydrochloride memiliki sifat kimia stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses pelarutan. Selain itu, senyawa ini memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan laboratorium, sehingga cocok untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan kehati-hatian.
Di laboratorium Indonesia, Arbidol Hydrochloride digunakan dalam penelitian terkait penyakit menular dan pengembangan vaksin. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan farmasi, terutama di institusi riset dan universitas yang fokus pada bidang biomedis.
Brosur TCI (PDF)
- Antiviral Agents Targeting RNA-Dependent RNA Polymerase (RdRp) 2025-11-25 · hal. 1
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 12
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 12
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 44
- Pengujian efek antivirus pada berbagai jenis virus
- Pengembangan obat antivirus untuk penelitian farmakologi
- Penelitian tentang mekanisme respons imun terhadap infeksi
- Uji klinis awal untuk pengembangan terapi antivirus
- Analisis konsentrasi senyawa dalam larutan reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 131707-23-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Arbidol Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Saat menangani bahan ini, pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia yang bersifat asam atau basa, karena dapat memengaruhi sifat kimia dan stabilitasnya.
- Case Medical Research (2020). Clinical Study of Arbidol Hydrochloride Tablets in the Treatment of Pneumonia Caused by Novel Coronavirus. Case Medical Research doi:10.31525/ct1-nct04260594
- Lu dkk. (2021). Pharmacokinetic comparison of four arbidol hydrochloride preparations in beagle dogs. Biomedical Chromatography doi:10.1002/bmc.5245
- Bai dkk. (2023). Multicenter, randomized controlled, open label evaluation of the efficacy and safety of arbidol hydrochloride tablets in the treatment of influenza-like cases. BMC Infectious Diseases doi:10.1186/s12879-023-08570-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiviral Research Reagents (for Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiviral Research Reagents (for Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (by Application)
