Ammonium Fluoride (NH₄F) adalah senyawa anorganik yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini berbentuk padat berwarna putih dan memiliki sifat larut dalam air. Ammonium Fluoride memiliki peran penting dalam sintesis senyawa kimia, terutama dalam reaksi yang melibatkan fluorin atau ion fluorida. Sebagai reagen sintetik, ia sering digunakan untuk menghasilkan senyawa organofluorin, yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi dan material.
Ammonium Fluoride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan panas. Bahan ini juga bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Karena sifat tersebut, pemilihan Ammonium Fluoride dalam laboratorium memerlukan penggunaan yang hati-hati dan perlindungan yang tepat. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan penggunaannya membuatnya menjadi pilihan yang populer di berbagai jenis laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Ammonium Fluoride digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam sintesis senyawa organofluorin. Bahan ini juga sering digunakan dalam proses analisis kimia untuk menghasilkan senyawa tertentu. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi, Ammonium Fluoride menjadi bahan yang penting dalam penelitian ilmiah dan pengembangan teknologi di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
Produk TCI terkait
- Magnesium Fluorida – Magnesium Fluoride, CAS 7783-40-6, TCI M3395
- Litium Fluorida – Lithium Fluoride, CAS 7789-24-4, TCI L0211
- Kalsium Fluorida – Calcium Fluoride, CAS 7789-75-5, TCI C3745
- Sesium Fluorida – Cesium Fluoride, CAS 13400-13-0, TCI C2204
- Seng(II) Fluorida – Zinc(II) Fluoride, CAS 7783-49-5, TCI Z0050
- Iterbium(III) Fluorida – Ytterbium(III) Fluoride, CAS 13760-80-0, TCI Y0027
- Sintesis senyawa organofluorin untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi pengendapan dalam analisis kualitatif untuk mengidentifikasi ion tertentu
- Pembuatan larutan fluorida dalam proses elektrolisis untuk aplikasi industri
- Produksi bahan baku untuk pembuatan kaca dan keramik yang tahan korosi
- Penelitian tentang sifat kimia fluorida dalam reaksi katalitik dan reaksi redoks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 12125-01-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Inorganic Salts [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ammonium Fluoride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan kelembapan. Bahan ini bersifat korosif, sehingga wadah penyimpanannya harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam tahan karat. Selama penanganan, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan Ammonium Fluoride harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan dengan pengawasan yang memadai untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
- Chun dkk. (2016). Facile Synthesis of Anhydrous Metal Fluoride Nanocomposites Using Ammonium Fluoride and Their Application to High Performance Lithium-Ion Battery Cathodes. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2016-01/2/307
- Chun (2025). Application of Decomposition Reactions of Ammonium Fluoride in the Synthesis and Modification of Electrode Materials for Lithium-Ion Batteries. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2025-013351mtgabs
- Caslavska dkk. (2009). Chemical and Morphological Aspects of Fluoride Acquisition by Enamel from Topical Application of Ammonium Fluoride with Ammonium Monofluorophosphate. Caries Research doi:10.1159/000260594
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







