Aluminum(III) Oxide, AEROXIDE® Alu C, merupakan senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia dan proses katalitik. Bahan ini memiliki struktur kristal yang stabil dan sifat adsorpsi yang baik, sehingga menjadi bahan utama dalam pembuatan katalis dan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan katalis, adsorben, dan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan lingkungan reaktif yang netral.
Aluminum(III) Oxide memiliki sifat kimia yang tidak reaktif terhadap kebanyakan asam dan basa, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi reaksi. Kekuatan adsorpsinya yang tinggi membuatnya cocok untuk aplikasi seperti filtrasi, penyerapan, dan pemurnian senyawa kimia. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tahan yang baik terhadap panas, sehingga bisa digunakan dalam proses termal atau reaksi yang memerlukan suhu tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia, katalisis, dan analisis kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan adsorben atau katalis yang stabil dan efektif. Ketersediaannya dalam bentuk padat yang mudah disimpan dan digunakan menjadikannya pilihan yang praktis dan efisien untuk berbagai kebutuhan laboratorium.
Kelebihan (brosur TCI)
- Aluminium oksida ultrahalus kemurnian tinggi yang diproduksi dengan proses berbasis api
- Dilaporkan dapat memperpanjang jarak tempuh kendaraan listrik
- Dilaporkan dapat meningkatkan keamanan baterai dan kinerja pengisian cepat
Brosur TCI (PDF)
- Functional Inorganic Particles Produced by Gas Phase Method AEROSIL® and AEROXIDE® Series 2025-03-07 · hal. 1
- Metallic Salts 2025-11-06 · hal. 6
Produk TCI terkait
- Titanium(IV) Oxide, AEROXIDE(regR) P 25, CAS 13463-67-7, TCI T4118
- Aluminium(III) Fluorida – Aluminum(III) Fluoride, CAS 7784-18-1, TCI A3470
- Aluminium Bromida Anhidrat – Aluminum Bromide Anhydrous, CAS 7727-15-3, TCI A2692
- Aluminium(III) Klorida – Aluminum(III) Chloride, CAS 7446-70-0, TCI A1831
- Timah(IV) Oksida – Tin(IV) Oxide, CAS 18282-10-5, TCI T4006
- Telurium(IV) Oksida – Tellurium(IV) Oxide, CAS 7446-07-3, TCI T3254
- Sebagai bahan adsorben dalam proses pemurnian senyawa kimia
- Digunakan dalam pembuatan katalis untuk reaksi kimia organik
- Bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan lingkungan reaktif netral
- Dalam analisis kimia untuk penyerapan ion atau molekul tertentu
- Sebagai bahan pengisi dalam pembuatan produk kimia industri
Dari brosur TCI
- Pelapis separator baterai lithium-ion
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1344-28-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements |
| Ukuran kemasan | 100g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Data dari brosur TCI
| Specific surface area | 85 - 115 m2/g (BET) |
|---|---|
| Average particle size | 13 nm (ref. value) |
Sumber: TCI brochure FF200 (2025-03-07)
Aluminum(III) Oxide sebaiknya disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari kelembapan untuk mencegah reaksi kimia atau perubahan sifat fisik. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, pastikan penggunaan dilakukan di bawah alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata. Simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas dan kestabilan senyawa.
- (2020). Advanced Study of the Parabolic Trough Collector Using Aluminum (III) Oxide Seal. International Journal of Smart grid doi:10.20508/ijsmartgrid.v4i3.108.g98
- Biswas dkk. (2010). Fluoride removal efficiency from aqueous solution by synthetic iron(III)–aluminum(III)–chromium(III) ternary mixed oxide. Desalination doi:10.1016/j.desal.2010.01.019
- Woyessa dkk. (2014). Synthesis of Hydrous Aluminum (III) -Iron (III)- Manganese (IV) Ternary Mixed Oxide for Fluoride Removal. International Journal of Scientific and Engineering Research doi:10.14299/ijser.2014.03.002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








