Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 178065-29-7

Nalpha-(5-Fluoro-2,4-dinitrophenyl)-L-leucinamide [HPLC Labeling Reagent for e.e. Determination], CAS 178065-29-7, TCI A5523

Nalpha-(5-Fluoro-2,4-dinitrophenyl)-L-leucinamide [HPLC Labeling Reagent for e.e. Determination], CAS 178065-29-7, TCI A5523

Identitas Kimia

No. CAS
178065-29-7
PubChem
CID 15817226·SID 87563164
Rumus molekul
C12H15FN4O5
Berat molekul
314.27 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2S)-2-(5-fluoro-2,4-dinitroanilino)-4-methylpentanamide
SMILES
CC(C)C[C@@H](C(=O)N)NC1=CC(=C(C=C1[N+](=O)[O-])[N+](=O)[O-])F
InChIKey
WCOZOJGXDVGGIK-VIFPVBQESA-N
Harga reguler Rp 3.922.800,00
Harga reguler Rp 2.758.350,00 Harga obral Rp 3.922.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI A5523 adalah reagen derivatisasi yang digunakan dalam analisis kimia untuk menentukan enantiomerasi (e.e.) senyawa optik. Bahan ini berupa padatan yang digunakan dalam proses labeling HPLC, di mana senyawa target akan bereaksi dengan reagen ini untuk membentuk senyawa yang dapat terdeteksi dengan metode kromatografi cair tingkat tinggi. Reagen ini sangat penting dalam laboratorium kimia analitik, terutama dalam studi tentang senyawa yang memiliki sifat optik seperti asam amino dan obat-obatan.

TCI A5523 memiliki sifat kimia yang stabil dan spesifik, sehingga mampu bereaksi secara efektif dengan senyawa target tanpa mengganggu struktur molekul asli. Reagen ini juga memiliki tingkat kepuasan tinggi dalam proses derivatisasi, sehingga memberikan hasil analisis yang akurat dan konsisten. Karena sifatnya yang tidak reaktif terhadap bahan kimia lain, reagen ini mudah dalam penggunaan dan minim risiko terkontaminasi.

Di laboratorium di Indonesia, reagen ini sering digunakan dalam penelitian ilmiah dan industri farmasi. Banyak institusi pendidikan dan perusahaan yang membutuhkan analisis enantiomerasi untuk pengembangan produk baru, pengujian kualitas, atau penelitian dasar. Karena ketersediaan dan kualitasnya, reagen ini menjadi pilihan utama di berbagai laboratorium yang memerlukan analisis kimia presisi.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Bereaksi mudah dengan gugus amino untuk penentuan kemurnian optik
  • Asam amino rasemat membentuk diastereomer yang dipisahkan efisien dengan HPLC fase terbalik
  • Konfigurasi absolut asam amino dapat ditentukan; sensitivitas tinggi dengan LC-MS

Brosur TCI (PDF)

  • Digunakan dalam analisis enantiomerasi untuk menentukan konsentrasi enantiomer dalam senyawa optik
  • Cocok untuk penelitian kimia analitik dalam studi struktur molekul asam amino
  • Berguna dalam proses derivatisasi untuk meningkatkan deteksi senyawa dalam HPLC
  • Diterapkan dalam laboratorium farmasi untuk pengujian kualitas obat
  • Mempercepat proses analisis kimia dalam penelitian ilmiah dan industri

Dari brosur TCI

  • Asam amino (sebagai turunan L-FDLA)

Merek TCI
Nomor CAS 178065-29-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Analytical Reagents > Derivatization Reagents
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Padatan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Data dari brosur TCI

Batas deteksi5 pmol (ESI LC-MS; kolom Kaseisorb LC ODS 2000 2.0 mm I.D.x150 mm; 0.2 mL/min; 40 C)

Sumber: TCI brochure A1096 (2026-03-10)

Reagen ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang kimia, reagen ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Pastikan wadah tidak bocor dan tidak terkena kelembapan, karena dapat memengaruhi kualitas dan stabilitas reagen.

—