Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 156153-43-4

DBD-COCl [=4-(N,N-Dimethylaminosulfonyl)-7-(N-chloroformylmethyl-N-methylamino)-2,1,3-benzoxadiazole] [for HPLC Labeling], CAS 156153-43-4, TCI A5558

DBD-COCl [=4-(N,N-Dimethylaminosulfonyl)-7-(N-chloroformylmethyl-N-methylamino)-2,1,3-benzoxadiazole] [for HPLC Labeling], CAS 156153-43-4, TCI A5558

Identitas Kimia

Nama lain
DBD-COCl
No. CAS
156153-43-4
PubChem
CID 133003·SID 87563176
Rumus molekul
C11H13ClN4O4S
Berat molekul
332.76 g/mol
Kemurnian
>93.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-[[4-(dimethylsulfamoyl)-2,1,3-benzoxadiazol-7-yl]-methylamino]acetyl chloride
SMILES
CN(C)S(=O)(=O)C1=CC=C(C2=NON=C12)N(C)CC(=O)Cl
InChIKey
NAIIBGUHMHXMNS-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 6.916.350,00
Harga reguler Rp 4.852.050,00 Harga obral Rp 6.916.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Bahan kimia TCI A5558 ini adalah suatu derivatisasi reagen yang digunakan dalam analisis kimia untuk meningkatkan deteksi dan identifikasi senyawa dalam analisis kromatografi cair (HPLC). Bahan ini memiliki struktur kimia yang kompleks, terdiri dari gugus amina dimetil dan kloroformil metil yang memberikan sifat reaktif dan spesifik untuk berikatan dengan senyawa target. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk memperjelas sinyal pada kolom HPLC, sehingga memudahkan analisis kuantitatif dan kualitatif.

Bahan ini memiliki sifat kimia yang sangat spesifik, memungkinkan reaksi selektif dengan senyawa tertentu, sehingga meminimalkan interferensi dari komponen lain dalam sampel. Karena sifatnya yang stabil dan mudah diatur, bahan ini sangat cocok untuk digunakan dalam prosedur analisis yang membutuhkan presisi tinggi. Selain itu, bahan ini memiliki daya reaksi yang baik, sehingga mempercepat proses derivatisasi dan meningkatkan efisiensi analisis.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia analitik, terutama dalam bidang farmasi, lingkungan, dan industri makanan. Dengan kemampuannya untuk meningkatkan sensitivitas deteksi, bahan ini sangat berguna dalam analisis senyawa yang memiliki kekuatan deteksi rendah. Bahan ini juga menjadi pilihan utama untuk penelitian yang memerlukan metode analisis yang akurat dan andal.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Bereaksi dengan banyak jenis gugus nukleofilik pada kondisi ringan
  • Senyawa hasil reaksi stabil dan mencapai detektor tanpa dekomposisi
  • Kromatogram sangat baik diperoleh dengan deteksi fluoresensi

Brosur TCI (PDF)

  • Digunakan untuk meningkatkan sensitivitas deteksi dalam analisis HPLC untuk senyawa farmakologis
  • Cocok untuk prosedur derivatisasi dalam analisis senyawa organik kompleks
  • Memperjelas sinyal pada kromatogram untuk analisis kuantitatif yang akurat
  • Berguna dalam identifikasi senyawa yang sulit terdeteksi secara langsung
  • Dapat digunakan dalam penelitian lingkungan untuk analisis polutan organik

Dari brosur TCI

  • Alkohol (androsteron)
  • Alfa-oksiasam (asam mandelat)
  • Fenol (estron)
  • Amina (benzilamina)
  • Amina aromatik (fenetidin)
  • Tiol (2-merkapto-N-(2-naftil)-asetamida)

Merek TCI
Nomor CAS 156153-43-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Derivatisasi Reagen
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Serbuk padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Data dari brosur TCI

Androsterone: ex/em, detection limit443 nm / 546 nm, 38 fmol (60 C, 30 min)
Mandelic acid: ex/em, detection limit442 nm / 551 nm, 125 fmol (60 C, 15 min)
Estrone: ex/em, detection limit440 nm / 543 nm, 40 fmol (60 C, 15 min)
Benzylamine: ex/em, detection limit445 nm / 555 nm, 89 fmol (r.t. or 60 C, 15 min)
Phenetidine: ex/em, detection limit443 nm / 553 nm, 56 fmol (60 C, 15 min)
2-Mercapto-N-(2-naphthyl)-acetamide: ex/em, detection limit437 nm / 544 nm, 103 fmol (r.t.)
Mobile phaseCH3CN / H2O = 50 / 50 (40 C, Kaseisorb LC ODS Super, 1 mL/min, ex 450 nm, em 560 nm)

Sumber: TCI brochure A1096 (2026-03-10)

Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terkena paparan panas atau sinar matahari langsung.

  • Yang dkk. (1997). Enantiomeric Separation and Sensitive Detection of Propranolol, Metoprolol and Atenolol Derivatized With a Fluorogenic Reagent, 4-(N-Chloroformylmethyl-N- methyl)amino-7-N,N-dimethylaminosulfonyl-2,1,3- benzoxadiazole (DBD-COCl), on Cellulose Chiral Columns in the Reversed-phase Mode. The Analyst doi:10.1039/a703914j
  • Koga dkk. (1995). High‐performance liquid chromatography and fluorometric detection of arachidonylethanolamide (anandamide) and its analogues, derivatized with 4‐(N‐chloroformylmethyl‐N‐methyl) amino‐7‐N, N‐dimethylaminosulphonyl‐2,1,3‐benzoxadiazole (DBD‐COCl). Biomedical Chromatography doi:10.1002/bmc.1130090112

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.