Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 189373-41-9

DBD-ED [=4-(N,N-Dimethylaminosulfonyl)-7-(2-aminoethylamino)-2,1,3-benzoxadiazole] [for HPLC Labeling], CAS 189373-41-9, TCI A5574

DBD-ED [=4-(N,N-Dimethylaminosulfonyl)-7-(2-aminoethylamino)-2,1,3-benzoxadiazole] [for HPLC Labeling], CAS 189373-41-9, TCI A5574

Identitas Kimia

Nama lain
DBD-ED
No. CAS
189373-41-9
PubChem
CID 4125780·SID 87563191
Rumus molekul
C10H15N5O3S
Berat molekul
285.33 g/mol
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
7-(2-aminoethylamino)-N,N-dimethyl-2,1,3-benzoxadiazole-4-sulfonamide
SMILES
CN(C)S(=O)(=O)C1=CC=C(C2=NON=C12)NCCN
InChIKey
RDMBHRPODMXKHT-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 6.916.350,00
Harga reguler Rp 4.852.050,00 Harga obral Rp 6.916.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

DBD-ED (4-(N,N-Dimethylaminosulfonyl)-7-(2-aminoethylamino)-2,1,3-benzoxadiazole) adalah senyawa fluoresen yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan analisis molekuler di laboratorium. Bahan ini berfungsi sebagai label fluoresen yang dapat digunakan untuk memperkaya dan mengidentifikasi molekul tertentu dalam sampel biologis. Karena sifat fluoresennya, DBD-ED sangat berguna dalam teknik seperti HPLC (High-Performance Liquid Chromatography) dan spektroskopi untuk memantau jalannya reaksi atau pemisahan komponen.

DBD-ED memiliki sifat fluoresen yang stabil dan spesifik, sehingga memungkinkan deteksi yang akurat dan sensitif. Senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk terikat pada molekul tertentu, seperti protein atau asam nukleat, sehingga memudahkan proses analisis. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penelitian yang memerlukan kejelasan dan akurasi tinggi.

Di laboratorium Indonesia, DBD-ED digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang fokus pada analisis molekuler dan pengembangan obat. Karena keandalannya, DBD-ED menjadi alat yang sangat berharga dalam berbagai studi ilmiah di Indonesia.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Fluoresensi kuning dari inti DBD
  • Dilabel ke gugus karboksi melalui ikatan amida dengan coupling agent

Brosur TCI (PDF)

  • Analisis molekuler untuk mengidentifikasi senyawa dalam sampel biologis
  • Penelitian tentang interaksi protein dan asam nukleat dalam sel
  • Pemantauan proses reaksi kimia dalam reaksi HPLC
  • Pengembangan obat dengan metode analisis molekuler
  • Studi tentang mekanisme biologis dalam penelitian farmakologi

Dari brosur TCI

  • Pelabelan gugus karboksi

Merek TCI
Nomor CAS 189373-41-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Fluorescent Probes, Fluorescent Labels, Fluorescent Stains
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Padatan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung

Data dari brosur TCI

λex,maxca. 380 nm
λem,maxca. 510 nm

Sumber: TCI brochure LL039 (2025-11-18)

DBD-ED harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas fluoresennya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat mengambil dan menggunakan bahan ini, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus dikelola dengan hati-hati dan hanya digunakan oleh personel yang terlatih.

—