Benzenesulfonic Acid Monohydrate (Benzensulfonat Monohidrat) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini merupakan asam sulfonat yang memiliki struktur aromatik dan memiliki kelarutan yang baik dalam air. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi penggantian. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan reaksi dengan grup sulfonat.
Salah satu keunggulan dari Benzenesulfonic Acid Monohydrate adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lainnya, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa kompleks. Sifat fisiknya yang stabil dalam kondisi tertentu juga membuatnya mudah diolah dan disimpan. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat asam yang kuat, sehingga cocok untuk reaksi yang memerlukan lingkungan asam. Karena karakteristik tersebut, senyawa ini menjadi bahan yang sangat populer di berbagai bidang ilmu kimia.
Di laboratorium Indonesia, Benzenesulfonic Acid Monohydrate digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan analisis kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang memerlukan reaksi kimia dengan grup sulfonat, seperti dalam pembuatan detergen, bahan pengawet, dan senyawa farmasi. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Asam Benzenasulfonat Anhidrat – Benzenesulfonic Acid Anhydrous, CAS 98-11-3, TCI B3408
- p-Toluenesulfonic Acid Monohydrate, CAS 6192-52-5, TCI T0267
- 4-(2-Bromoethyl)benzenesulfonic Acid, CAS 54322-31-5, TCI B2006
- Benzenesulfonic Anhydride, CAS 512-35-6, TCI B1931
- 3-Aminobenzenesulfonic Acid, CAS 121-47-1, TCI A0265
- 2-Aminobenzenesulfonic Acid, CAS 88-21-1, TCI A0266
- Sintesis senyawa organik dengan reaksi substitusi sulfonat
- Pembuatan bahan pengawet dan detergen sintetis
- Reaksi kimia yang memerlukan lingkungan asam
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa aromatik
- Eksperimen kimia dalam pembuatan senyawa farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 26158-00-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat dalam bentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Benzenesulfonic Acid Monohydrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Wadah harus terkunci dan tidak terbuka untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Dalam penggunaan, pastikan lingkungan laboratorium tetap aman dan sesuai dengan standar keselamatan kimia.
- Giricheva dkk. (2012). Do enantiomers of benzenesulfonic acid exist? Electron diffraction and quantum chemical study of molecular structure of benzenesulfonic acid. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2012.01.043
- Adani dkk. (2000). 4-Fluoro-2-(phosphonomethyl)benzenesulfonic acid monohydrate. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270100000184
- Adani dkk. (2000). 4-Fluoro-2-(phosphonomethyl)benzenesulfonic acid monohydrate. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108768100000185
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








