Dibenzyl ether adalah senyawa kimia organik yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Dibenzyl ether memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia organik. Produk ini tersedia dalam berbagai varian kemasan, memudahkan peneliti untuk memilih sesuai kebutuhan eksperimen.
Dibenzyl ether memiliki sifat kimia yang netral dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga meminimalkan risiko reaksi tidak diinginkan. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi, menjadikannya cocok untuk penyimpanan dan penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan stabilitas termal. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak berbau, senyawa ini juga aman untuk digunakan dalam berbagai skenario penelitian.
Di laboratorium Indonesia, Dibenzyl ether sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam pendidikan kimia tingkat universitas, sebagai bahan pembelajaran untuk memahami reaksi kimia dan mekanisme reaksi. Ketersediaannya dalam berbagai ukuran kemasan memudahkan peneliti dan institusi pendidikan untuk memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
Produk TCI terkait
- Dalam sintesis senyawa heterosiklik, Dibenzyl ether berfungsi sebagai bahan bantu untuk mempercepat proses reaksi.
- Senyawa ini digunakan dalam pengujian reaktivitas senyawa aromatik untuk mengetahui tingkat stabilitas struktur molekul.
- Dibenzyl ether sering dipakai dalam reaksi substitusi nukleofilik untuk menghasilkan senyawa baru dengan struktur yang berbeda.
- Bahan ini juga digunakan dalam penelitian tentang mekanisme reaksi kimia untuk memahami proses kimia secara mendalam.
- Dibenzyl ether menjadi bahan utama dalam eksperimen pendidikan kimia untuk memperkenalkan konsep reaksi kimia organik kepada mahasiswa.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 103-50-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
Dibenzyl ether harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari atau sumber panas. Wadah harus ditempatkan di area yang tidak terjangkau oleh anak-anak dan hewan. Dalam penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker digunakan untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
- ONDRUSCHKA dkk. (1992). ChemInform Abstract: Benzyl Acetate from Dibenzyl Ether.. ChemInform doi:10.1002/chin.199248144
- Burdock dkk. (1992). Safety evaluation of dibenzyl ether. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/0278-6915(92)90189-r
- Funazukuri dkk. (1997). Rate of dibenzyl ether decomposition in supercritical water. Fuel doi:10.1016/s0016-2361(97)00055-0
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



