Benzyl Methyl Ether (BME) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam sintesis kimia untuk membangun struktur molekul kompleks. Sebagai salah satu dari bahan pembangun dasar (building blocks), BME sering digunakan sebagai prekursor dalam reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang memerlukan grup etoksil. Senyawa ini memiliki struktur yang sederhana namun sangat fleksibel, memungkinkan modifikasi kimia untuk menciptakan senyawa dengan fungsi spesifik. Dalam laboratorium, BME sering dijumpai dalam berbagai aplikasi, baik untuk penelitian dasar maupun pengembangan produk industri.
BME memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi secara spontan, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga memungkinkan pemanasan dalam reaktor tanpa mengalami penguapan berlebihan. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak berbau kuat, BME juga relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium, asalkan dihandle dengan hati-hati sesuai protokol keselamatan.
Di Indonesia, BME menjadi bahan yang populer dalam berbagai institusi penelitian dan industri kimia. Banyak laboratorium lokal menggunakan BME untuk membangun senyawa baru atau menguji reaktivitas tertentu. Ketersediaan dan kualitas BME yang baik menjadikannya pilihan utama untuk keperluan penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia di berbagai sektor.
Produk TCI terkait
- Benzyl 6-Bromohexyl Ether, CAS 54247-27-7, TCI B2820
- Benzyl 5-Bromoamyl Ether, CAS 1014-93-3, TCI B2819
- Benzyl 3-Bromopropyl Ether, CAS 54314-84-0, TCI B2818
- Benzyl 2-Bromoethyl Ether, CAS 1462-37-9, TCI B2817
- Benzyl 4-Bromobutyl Ether, CAS 60789-54-0, TCI B2802
- Benzyl 2-Chloroethyl Ether, CAS 17229-17-3, TCI B2712
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi substitusi pada rantai karbon untuk membangun struktur molekul kompleks
- Pembuatan senyawa intermediat dalam produksi bahan kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa organik
- Pengujian katalis dan reaksi kimia dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 538-86-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Benzyl Methyl Ether harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tidak reaktif. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari percikan. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu pastikan ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap.
- Nanao dkk. (2018). Benzyl methyl ether production from benzyl alcohol and methanol in carbonic water. Catalysis Today doi:10.1016/j.cattod.2017.11.021
- Grützmacher dkk. (1998). Polycondensation of benzyl methyl ether by reaction with gaseous benzyl cations—a potpourri of mechanisms of organic ion/molecule reactions. International Journal of Mass Spectrometry doi:10.1016/s1387-3806(98)14066-6
- Balloch dkk. (2010). Structural elaboration of the surprising ortho-zincation of benzyl methyl ether. Chemical Communications doi:10.1039/b924791b
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




