Benzylsulfonyl Chloride (BCS) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang sederhana namun sangat penting dalam reaksi kimia tertentu, terutama dalam pembentukan ikatan sulfonat. BCS sering digunakan dalam reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi penggabungan molekul. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi bagian dari proses sintesis senyawa kompleks yang diperlukan dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Benzylsulfonyl Chloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap bahan-bahan tertentu seperti air dan basa. Keberadaan klorida dalam struktur molekulnya memungkinkan reaktivitas tinggi terhadap berbagai reaktan. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi kimia yang memerlukan substitusi atau modifikasi struktur molekul. BCS juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi.
Di laboratorium Indonesia, BCS digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Bahan ini menjadi bagian dari proses sintesis yang kompleks, dan keberadaannya mendukung pengembangan teknologi kimia lokal. Dengan pemahaman yang tepat, BCS dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri.
Produk TCI terkait
- Benzylsulfonyl Fluoride, CAS 329-98-6, TCI B1062
- Benzylsulfonamide, CAS 4563-33-1, TCI B3466
- Benzylsulfonyl Fluoride [for Biochemical Research], CAS 329-98-6, TCI B3473
- 4-Isopropoxybenzenesulfonyl Chloride, CAS 98995-40-5, TCI I0802
- 2-Iodobenzenesulfonyl Chloride, CAS 63059-29-0, TCI I0811
- 4-Acetamidobenzenesulfonyl Chloride, CAS 121-60-8, TCI A0074
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan reaksi substitusi nukleofilik
- Pembuatan bahan kimia industri yang membutuhkan modifikasi struktur molekul
- Reaksi penggabungan molekul dalam sintesis senyawa kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa sulfonat dalam kimia organik
- Pengembangan material baru melalui reaksi kimia berbasis senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1939-99-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan dan paparan udara |
Benzylsulfonyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan serta paparan udara. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari bahan-bahan yang dapat bereaksi dengannya, seperti air atau bahan basa. Pastikan wadah tidak bocor dan selalu tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan reaksi tidak diinginkan.
- Liu dkk. (2022). Palladium-catalyzed reductive desulfonative aminocarbonylation of benzylsulfonyl chlorides with nitroarenes towards arylacetamides. Organic Chemistry Frontiers doi:10.1039/d2qo00110a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







