Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 19163-92-9

Bis(2-hydroxyethyl)dithiocarbamic Acid Zinc(II) Salt, CAS 19163-92-9, TCI B0492

Bis(2-hydroxyethyl)dithiocarbamic Acid Zinc(II) Salt, CAS 19163-92-9, TCI B0492

Identitas Kimia

No. CAS
19163-92-9
PubChem
CID 87948·SID 87563521
Rumus molekul
C10H20N2O4S4Zn
Berat molekul
425.9 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
zinc bis(N,N-bis(2-hydroxyethyl)carbamodithioate)
SMILES
C(CO)N(CCO)C(=S)[S-].C(CO)N(CCO)C(=S)[S-].[Zn+2]
InChIKey
BRJVMKALQCUXPN-UHFFFAOYSA-L
Harga reguler Rp 1.167.600,00
Harga reguler Rp 815.850,00 Harga obral Rp 1.167.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Bis(2-hydroxyethyl)dithiocarbamic Acid Zinc(II) Salt adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan tambahan dalam berbagai aplikasi laboratorium, khususnya dalam bidang ilmu material dan polimer. Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai jenis polimer, sehingga bisa berperan sebagai penghambat pembentukan radikal bebas atau sebagai agen pengikat dalam proses sintesis polimer. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memodifikasi sifat mekanik dan termal dari bahan polimer, sehingga memperluas aplikasi bahan tersebut dalam industri.

Bahan ini memiliki sifat kimia stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan presisi tinggi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi kimia yang beragam, sehingga bisa digunakan dalam berbagai reaksi kimia tanpa mengalami degradasi berlebihan. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan konsistensi dan keandalan hasil.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait polimer dan material komposit. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk pengembangan bahan baru yang memiliki sifat mekanik dan termal yang lebih baik. Dengan kehandalan dan kestabilannya, senyawa ini menjadi bagian penting dalam berbagai proyek riset di bidang material dan kimia.

Brosur TCI (PDF)

  • Pengembangan bahan polimer dengan sifat antioksidan untuk aplikasi industri
  • Modifikasi sifat mekanik dan termal pada bahan komposit untuk penelitian material
  • Penelitian tentang penghambatan reaksi oksidatif dalam proses sintesis polimer
  • Penggunaan sebagai agen pengikat dalam formulasi bahan kimia untuk aplikasi industri
  • Analisis kinerja bahan polimer dalam lingkungan kimia yang beragam

Merek TCI
Nomor CAS 19163-92-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padat, berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang kimia stabil, tidak diperlukan kondisi penyimpanan khusus selama penyimpanan jangka pendek. Namun, untuk memastikan kualitas bahan tetap optimal, sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang terkontrol. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung.

  • Creaser dkk. (2003). Complexation of Zinc( II ) and Cadmium( II ) by Hydroxyethyl- and Bis(hydroxyethyl)-1,4,7-triazacyclononane in Water. Australian Journal of Chemistry doi:10.1071/ch02202

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.