Biurea (TCI B0512, nomor CAS 110-21-4) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Sebagai salah satu bahan dasar kimia, biurea memiliki peran penting dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi yang melibatkan reaktivitas nitrogen. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian untuk menghasilkan senyawa kompleks yang memiliki struktur tertentu. Dalam konteks laboratorium, biurea juga digunakan sebagai bahan bantu dalam analisis kualitatif dan kuantitatif, serta dalam pembuatan senyawa intermediat.
Biurea memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat fleksibel, sehingga dapat berfungsi sebagai bahan dasar untuk sintesis berbagai senyawa. Biurea juga memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam kondisi laboratorium yang memerlukan suhu tinggi. Keberagaman aplikasinya membuat biurea menjadi pilihan yang sangat diminati oleh para peneliti dan praktisi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, biurea digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang memerlukan bahan dasar kimia yang mudah tersedia dan memiliki sifat reaktif yang baik. Ketersediaan biurea dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dan penyimpanan di lingkungan laboratorium yang beragam.
- Biurea digunakan dalam sintesis senyawa organik karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai reagen.
- Bahan ini cocok untuk analisis kualitatif karena reaktivitas nitrogen yang tinggi memudahkan identifikasi senyawa.
- Biurea sering dimanfaatkan dalam pembuatan senyawa intermediat yang diperlukan dalam reaksi kimia kompleks.
- Bahan ini digunakan dalam penelitian tentang reaktivitas nitrogen dalam senyawa organik.
- Biurea dapat menjadi bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan kondisi tertentu seperti suhu tinggi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 110-21-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan kelembapan |
Biurea harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, biurea harus ditangani dengan hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit atau mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Bull dkk. (2019). Pressure-induced isosymmetric phase transition in biurea. CrystEngComm doi:10.1039/c9ce01028a
- Qi dkk. (2013). The Discussion on Synthesis Process of Biurea by Hydrochloric Acid. Applied Mechanics and Materials doi:10.4028/www.scientific.net/amm.448-453.464
- Xu dkk. (2012). Preparation of the Novel Nanocomposite Biurea/Montmorillonite via <i>In Situ</i> Synthesis. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.486.388
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

![5,10-Bis(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)naphtho[1,2-c:5,6-c']bis([1,2,5]oxadiazole) - TCI B5774 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510B5774.jpg?v=1769180228&width=533)
