Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 507-70-0

Borneol (contains ca. 20% Isoborneol), CAS 507-70-0, TCI B0525

Borneol (contains ca. 20% Isoborneol), CAS 507-70-0, TCI B0525

Identitas Kimia

No. CAS
507-70-0
PubChem
CID 44630107·SID 87563547
Rumus molekul
C10H18O
Berat molekul
154.25 g/mol
Kemurnian
>70.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2S,4R)-1,7,7-trimethylbicyclo[2.2.1]heptan-2-ol
SMILES
CC1([C@@H]2CCC1([C@H](C2)O)C)C
InChIKey
DTGKSKDOIYIVQL-HHCGNCNQSA-N
Harga reguler Rp 689.850,00
Harga reguler Rp 497.700,00 Harga obral Rp 689.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Borneol adalah senyawa organik yang termasuk dalam kelompok terpenoid, dan memiliki struktur molekuler yang kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai aplikasi kimia dan biokimia, terutama dalam penelitian terkait aroma, farmakologi, dan sintesis senyawa organik. Borneol memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai senyawa lain, sehingga menjadi bahan penting dalam proses ekstraksi, sintesis, dan karakterisasi senyawa. Produk ini juga digunakan dalam pembuatan produk kosmetik dan farmasi, karena memiliki sifat antiseptik dan aromatik yang baik.

Borneol memiliki sifat fisika dan kimia yang unik, seperti kelarutan dalam pelarut organik dan kemampuan untuk membentuk kompleks dengan logam. Bahan ini juga memiliki aroma yang khas, yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam industri aroma dan bahan tambahan makanan. Kandungan isoborneol yang sekitar 20% dalam produk ini memberikan variasi sifat kimia yang dapat dipertimbangkan dalam berbagai aplikasi laboratorium.

Di laboratorium Indonesia, Borneol digunakan dalam berbagai penelitian, terutama dalam bidang kimia organik, farmasi, dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang melibatkan sintesis senyawa, identifikasi senyawa melalui teknik spektroskopi, dan uji aktivitas biologis. Karena sifatnya yang stabil dan mudah diolah, Borneol menjadi bahan yang sangat relevan dalam penelitian ilmiah di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Borneol digunakan dalam sintesis senyawa organik karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reaktan.
  • Bahan ini cocok untuk uji aktivitas biologis karena memiliki sifat antiseptik dan aromatik yang baik.
  • Borneol sering digunakan dalam karakterisasi senyawa melalui teknik spektroskopi seperti IR dan NMR.
  • Bahan ini menjadi bahan baku dalam pembuatan produk kosmetik dan farmasi di laboratorium.
  • Borneol digunakan dalam penelitian aroma karena memiliki aroma yang khas dan stabil.

Merek TCI
Nomor CAS 507-70-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Terpenes
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Padat berbentuk kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Borneol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang aromatik, bahan ini dapat menarik serangga atau hama, sehingga wadah penyimpanannya harus rapat dan tidak terbuka. Selama penanganan, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Borneol tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau paparan berlebihan.

—