Methyl Bromoacetate (CAS 96-32-2) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi lain yang melibatkan grup bromo. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini sering ditemukan dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam pembuatan senyawa yang mengandung grup ester atau grup bromo.
Methyl Bromoacetate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi kimia seperti basa, logam alkali, dan suhu tinggi. Karakteristik ini membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi. Selain itu, senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi di laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Methyl Bromoacetate sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan praktikum dan penelitian yang memerlukan senyawa dengan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia.
Brosur TCI (PDF)
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 29
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik dengan grup bromo yang diperlukan untuk reaksi substitusi.
- Pembuatan ester dari asam karboksilat melalui reaksi esterifikasi.
- Reaksi kimia dalam pembuatan senyawa intermediet untuk senyawa kompleks.
- Penggunaan dalam reaksi nucleofili untuk pembentukan senyawa baru.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa bromo dalam berbagai kondisi kimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 96-32-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi. |
Methyl Bromoacetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta cahaya matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang bersifat basa atau logam alkali.
- Ren dkk. (2006). One‐Pot Method for Stereoselective Cyclopropanation of Electron‐Deficient Olefins with Methyl Bromoacetate and Phenacyl Bromide in the Presence of Triphenylarsine.. ChemInform doi:10.1002/chin.200608073
- Vydzhak dkk. (2017). Alkylation of 4-(phenylthio)-1H-pyrazol-5-ols with methyl bromoacetate. Russian Journal of General Chemistry doi:10.1134/s107036321702013x
- Ren dkk. (2005). One-Pot Method for Stereoselective Cyclopropanation of Electron-Deficient Olefins with Methyl Bromoacetate and Phenacyl Bromide in the Presence of Triphenylarsine. Synthesis doi:10.1055/s-2005-916035
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Polymer/Macromolecule ReagentsPolymerization ReagentsControlled Radical Polymerization Reagents
- Biomaterials/Biocompatible Materials Research ReagentsPolymerization Reagents (Initiators, Catalysts, Ligands) [Biomaterials/Biocompatible Materials Research Reagents]Atom Transfer Radical Polymerization (ATRP) Reagents








