Bismuthiol (1072-71-5) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk membangun struktur molekul kompleks. Bismuthiol memiliki sifat kimia yang unik, yang memungkinkannya berperan dalam reaksi substitusi dan reaksi redoks. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan anorganik.
Bismuthiol memiliki struktur kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap lingkungan kimia yang tidak sesuai. Bahan ini memiliki daya reaksi yang tinggi, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa baru dengan efisiensi tinggi. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, Bismuthiol sering digunakan dalam reaksi yang membutuhkan pengontrolan presisi dan keakuratan.
Di laboratorium Indonesia, Bismuthiol digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi bagian dari proses sintesis senyawa yang diperlukan untuk pengembangan obat, bahan kimia industri, dan penelitian material. Karena keberadaannya yang relatif terbatas di pasar lokal, Bismuthiol sering diimpor dan digunakan oleh institusi penelitian dan universitas.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi redoks dalam analisis kimia untuk penelitian material
- Pembuatan senyawa organik kompleks dalam laboratorium kimia murni
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia industri
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1072-71-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bismuthiol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan atau udara. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Wadah penyimpanan harus terlindung dari paparan langsung sinar matahari dan sumber panas. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan meminimalkan risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- Karjule dkk. (2020). Bismuthiol‐Mediated Synthesis of Ordered Carbon Nitride Nanosheets with Enhanced Photocatalytic Performance. Solar RRL doi:10.1002/solr.202000017
- Tabanlıgil Calam (2024). A new, fast and selective electrochemical sensor based on Bismuthiol-I for the voltammetric detection of tartrazine, a synthetic food dye, in soft drinks. Microchemical Journal doi:10.1016/j.microc.2024.109907
- Cai dkk. (1993). Studies on the voltammetric behavior of a bismuthiol I‐containing carbon paste electrode: Determination of traces of bismuth. Electroanalysis doi:10.1002/elan.1140050507
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


