2-Butanone Oxime (CAS 96-29-7) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi nucleofilik dan reaksi lainnya yang penting dalam pembuatan senyawa baru. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen dalam reaksi pembentukan ikatan baru, terutama dalam sintesis senyawa yang mengandung struktur siklik atau heterosiklik.
Karakteristik utama dari 2-Butanone Oxime adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang melibatkan nucleofil dan elektrofil, serta stabilitasnya dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk bereaksi secara selektif, sehingga memungkinkan pengendalian reaksi kimia secara lebih efisien.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 2-Butanone Oxime menjadi bahan yang penting dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering digunakan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan obat, atau studi struktur molekuler. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi kimia dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas molekul dalam kimia organik
- Pengujian struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
- Pembuatan bahan baku untuk produksi senyawa industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 96-29-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Butanone Oxime harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung. Karena bersifat polar, bahan ini sebaiknya disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus dipakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena potensi iritasi terhadap kulit dan mata. Selalu pastikan area kerja ventilasi cukup untuk menghindari akumulasi uap.
- Levy dkk. (1993). Synthesis, Characterization and Electrochemical Studies on Nickel (II) Complexes of 2 - (2-Pyridylethyl) Imino - 3 - Butanone Oxime (HDPE) and 2 - (2-Pyridylmethyl) Imino - 3 - Butanone Oxime (HDPM). Journal Of The Brazilian Chemical Society doi:10.5935/0103-5053.19930012
- Levy dkk. (1996). SYNTHESIS, CHARACTERIZATION AND ELECTROCHEMICAL STUDIES ON IRON(II) COMPLEXES OF 2-(2-PYRIDYLETHYL) IMINO-3-BUTANONE OXIME (HDPE) AND 2-(2-PYRIDYLMETHYL) IMINO-3-BUTANONE OXIME (HDPM). Journal of Coordination Chemistry doi:10.1080/00958979608022711
- Dobrzyńska dkk. (2024). 2-Butanone Oxime, a Chemical of Concern in the Working Environment. Journal of Ecological Engineering doi:10.12911/22998993/175061
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








