Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 53744-42-6

Bathophenanthrolinedisulfonic Acid Disodium Salt Hydrate [for Determination of Ferrous Ion] TCI B0989

Bathophenanthrolinedisulfonic Acid Disodium Salt Hydrate [for Determination of Ferrous Ion] TCI B0989

Identitas Kimia

No. CAS
53744-42-6
PubChem
CID 104311·SID 87563942
Rumus molekul
C24H14N2Na2O6S2
Berat molekul
536.5 g/mol
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
disodium;4-[7-(4-sulfonatophenyl)-1,10-phenanthrolin-4-yl]benzenesulfonate
SMILES
C1=CC(=CC=C1C2=C3C=CC4=C(C=CN=C4C3=NC=C2)C5=CC=C(C=C5)S(=O)(=O)[O-])S(=O)(=O)[O-].[Na+].[Na+]
InChIKey
PCNDSIWXTYFWIA-UHFFFAOYSA-L
Harga reguler Rp 5.672.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 5.672.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Bathophenanthrolinedisulfonic Acid Disodium Salt Hydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam analisis kimia untuk mendeteksi ion ferrous (Fe²⁺). Senyawa ini sering ditemukan dalam reagen kimia laboratorium yang berfungsi sebagai indikator kuantitatif dalam proses analisis kualitatif dan kuantitatif. Bahan ini memiliki sifat kompleksasi yang kuat terhadap ion logam, terutama ion besi, sehingga menjadi alat penting dalam analisis kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menentukan konsentrasi ion ferrous dalam larutan, baik dalam analisis sampel lingkungan, industri, maupun bidang medis.

Bathophenanthrolinedisulfonic Acid Disodium Salt Hydrate memiliki struktur kimia yang kompleks, terdiri dari dua gugus sulfonat yang berfungsi sebagai donor elektron. Senyawa ini sangat stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik dan air. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk membentuk kompleks yang berwarna dengan ion ferrous, sehingga memudahkan pengamatan visual dan pengukuran konsentrasi. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih sebagai bahan utama dalam analisis kimia yang membutuhkan sensitivitas tinggi.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia, analisis lingkungan, dan industri farmasi. Banyak institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk menguji kualitas air, sampel tanah, atau bahan kimia lainnya. Ketersediaan senyawa ini di pasar lokal memudahkan penggunaan dan pengembangan penelitian ilmiah di berbagai bidang.

Brosur TCI (PDF)

  • Analisis kualitatif dan kuantitatif ion ferrous dalam larutan untuk penelitian kimia
  • Deteksi konsentrasi ion besi dalam sampel lingkungan seperti air dan tanah
  • Pengujian kadar logam berat dalam bahan kimia industri dan farmasi
  • Penelitian tentang reaksi kompleksasi dan sifat kimia ion logam
  • Penggunaan dalam metode spektrofotometri untuk analisis kimia yang presisi

Dari brosur TCI

  • CuAAC benzil azida dan fenilasetilena dengan CuSO4 (kat.) dan natrium askorbat dalam EtOH/H2O

Merek TCI
Nomor CAS 53744-42-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Nitrogen-Donor Ligands [Catalysis]
Ukuran kemasan 1g
Bentuk fisik Padat dalam bentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Bathophenanthrolinedisulfonic Acid Disodium Salt Hydrate harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini dapat bersifat iritatif. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.

  • Moridani dkk. (2001). Iron complexes of deferiprone and dietary plant catechols as cytoprotective superoxide radical scavengers11Abbreviations: SOD, superoxide dismutase; SRS, superoxide radical scavenging; NBT, nitro blue tetrazolium; XO, xanthine oxidase; ROS, reactive oxygen species; UV-VIS, ultra-violet visible; Tris, Tris(hydroxymethyl)aminomethane; DETAPAC, diethylenetriaminepenta-acetic acid; NTA, nitrilotriacetic acid; MOPS, 3-(N-morpholino)propanesulfonic acid; and BPS, bathophenanthrolinedisulfonic acid disodium salt.. Biochemical Pharmacology doi:10.1016/s0006-2952(01)00821-8

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Referensi dari brosur TCI

  1. Warren G. Lewis. Discovery and Characterization of Catalysts for Azide−Alkyne Cycloaddition by Fluorescence Quenching Journal of the American Chemical Society, 2004. doi:10.1021/ja048425z