Tert-Butyl Methyl Ether (TBME) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Sebagai salah satu bahan dasar (building block) dalam sintesis senyawa kompleks, TBME berperan sebagai pelarut dan reaktan yang sangat penting. Bahan ini memiliki sifat polar dan volatil, sehingga mudah terbawa dalam proses penguapan. TBME sering digunakan dalam reaksi penggantian, seperti dalam sintesis alkil dan ester.
Karena sifatnya yang tidak berwarna dan tidak berbau, TBME menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai aplikasi laboratorium. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifatnya yang stabil dalam kondisi normal, TBME tidak mudah terdegradasi, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan jangka panjang.
Di laboratorium Indonesia, TBME digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan analisis kimia. Bahan ini juga sering ditemukan dalam laboratorium industri dan akademik yang memerlukan bahan dasar untuk reaksi kimia yang kompleks.
Brosur TCI (PDF)
- Amino Acids and Peptide Synthesis Reagents 2025-08-14 · hal. 38
- Sebagai pelarut dalam reaksi kimia organik untuk mempercepat proses sintesis senyawa kompleks.
- Dalam proses penggantian alkil untuk memproduksi senyawa dengan struktur lebih kompleks.
- Sebagai bahan bantu dalam analisis kromatografi untuk memisahkan senyawa dengan sifat polar.
- Dalam pembuatan ester melalui reaksi esterifikasi yang memerlukan pelarut dengan sifat polar.
- Sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik yang memerlukan reaktan volatil.
Dari brosur TCI
- Pelarut untuk mencuci resin
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1634-04-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
TBME harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat volatilnya, wadah harus dilengkapi dengan tutup yang rapat untuk mencegah penguapan. Penanganan TBME harus dilakukan di area ventilasi yang baik, karena bahan ini dapat menghasilkan uap yang berpotensi berbahaya. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah bahan ini.
- Kraehenbuehl dkk. (1994). Vapor Pressures of Methyl tert-Butyl Ether, Ethyl tert-Butyl Ether, Isopropyl tert-Butyl Ether, tert-Amyl Methyl Ether, and tert-Amyl Ethyl Ether. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je00016a026
- Mejía dkk. (2008). Phase equilibria and interfacial tensions in the systems methyl tert-butyl ether+acetone+cyclohexane, methyl tert-butyl ether+acetone and methyl tert-butyl ether+cyclohexane. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2008.08.012
- Ma dkk. (2017). Vapor intrusion risk of fuel ether oxygenates methyl tert -butyl ether (MTBE), tert -amyl methyl ether (TAME) and ethyl tert -butyl ether (ETBE): A modeling study. Journal of Hazardous Materials doi:10.1016/j.jhazmat.2017.02.057
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



