Bromoxylenol Blue adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam analisis kimia, terutama dalam reaksi titrasi. Bahan ini berfungsi sebagai indikator kimia yang dapat mengubah warna berdasarkan pH lingkungan sekitarnya, sehingga membantu dalam menentukan titik akhir reaksi kimia. Dalam laboratorium, Bromoxylenol Blue sering digunakan untuk menunjukkan perubahan pH pada larutan, terutama dalam proses titrasi asam-basa. Karena sifatnya yang sensitif terhadap perubahan pH, senyawa ini menjadi alat penting dalam analisis kuantitatif dan kualitatif.
Bromoxylenol Blue memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap lingkungan kimia sekitarnya. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil alkohol dan etil asetat, sehingga mudah digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium. Karena karakteristik ini, Bromoxylenol Blue dipilih sebagai indikator karena kemampuannya untuk memberikan respons cepat dan akurat terhadap perubahan pH.
Di laboratorium Indonesia, Bromoxylenol Blue digunakan secara rutin dalam berbagai penelitian dan pengujian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam kurikulum praktikum kimia, karena kemampuannya untuk memberikan data visual yang jelas dan mudah diinterpretasikan.
Brosur TCI (PDF)
- Titration Reagents and TLC Stains 2026-05-07 · hal. 3
Produk TCI terkait
- Titrasi asam-basa untuk menentukan titik akhir reaksi kimia
- Pengujian pH larutan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif
- Penyusunan indikator kimia dalam eksperimen kimia dasar
- Analisis kualitas air untuk menilai tingkat keasaman atau kebasaan
- Penelitian kimia lingkungan untuk mengukur perubahan pH pada sampel
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 40070-59-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Analytical Chemistry > Analytical Reagents > Titration Reagents |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, dalam suhu kamar dan jauh dari cahaya langsung |
Bromoxylenol Blue harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Senyawa ini sensitif terhadap cahaya, sehingga sebaiknya disimpan dalam tempat gelap dan sejuk. Dalam penggunaan, pastikan bahwa wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah penguapan. Selalu gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
- Liu dkk. (2018). Experimental and Theoretical Investigation of the Photoelectrical Properties of Tetrabromophenol Blue- and Bromoxylenol Blue-Based Solar Cells. Journal of Nanomaterials doi:10.1155/2018/9720595
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






