TCI B1075 53398-83-7 trans-2-Hexenyl Butyrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori Building Blocks, yang berarti memiliki peran penting dalam pembentukan senyawa kompleks melalui reaksi kimia. Trans-2-Hexenyl Butyrate memiliki struktur molekuler yang unik, yang membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia organik.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen lainnya. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam pembuatan senyawa aroma, obat, dan bahan kimia industri. Selain itu, senyawa ini memiliki aroma yang khas, yang bisa menjadi indikator dalam beberapa reaksi kimia tertentu.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, trans-2-Hexenyl Butyrate sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan produk farmasi, serta dalam industri kosmetik dan makanan. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan penelitian yang berkembang di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Digunakan dalam sintesis senyawa aroma untuk industri kosmetik karena memiliki aroma yang menarik
- Cocok untuk reaksi esterifikasi dalam pembuatan senyawa kimia kompleks
- Berguna dalam penelitian farmakologi sebagai bahan baku untuk senyawa obat
- Dapat dimanfaatkan dalam analisis kualitatif untuk mengidentifikasi senyawa tertentu
- Memiliki potensi dalam pengembangan bahan baku untuk industri makanan dan minuman
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 53398-83-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Trans-2-Hexenyl Butyrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan terkunci dan hanya diakses oleh personel yang terlatih.
—






