Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 544-62-7

Batyl Alcohol, CAS 544-62-7, TCI B1202

Batyl Alcohol, CAS 544-62-7, TCI B1202

Identitas Kimia

No. CAS
544-62-7
PubChem
CID 3681·SID 87564138
Rumus molekul
C21H44O3
Berat molekul
344.6 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-octadecoxypropane-1,2-diol
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCCCCCOCC(CO)O
InChIKey
OGBUMNBNEWYMNJ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.252.250,00
Harga reguler Rp 1.590.750,00 Harga obral Rp 2.252.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Batyl Alcohol (544-62-7) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), Batyl Alcohol memiliki peran penting dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering digunakan sebagai pelarut, bahan bantu dalam reaksi esterifikasi, atau sebagai komponen dalam pembuatan senyawa surfaktan. Dalam laboratorium, Batyl Alcohol digunakan untuk berbagai eksperimen yang memerlukan reaktivitas dan kelarutan yang baik.

Batyl Alcohol memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, bahan ini sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan pelarut yang tidak reaktif. Selain itu, Batyl Alcohol memiliki titik didih yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam reaksi yang membutuhkan suhu tinggi. Keberagaman aplikasinya membuat Batyl Alcohol menjadi pilihan utama di berbagai bidang ilmu kimia.

Di laboratorium Indonesia, Batyl Alcohol digunakan dalam berbagai penelitian dan pengembangan, terutama dalam bidang kimia organik, farmasi, dan teknologi material. Bahan ini sangat relevan dalam pendidikan dan penelitian, karena kemudahan penggunaannya dan kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia.

  • Batyl Alcohol digunakan dalam sintesis senyawa surfaktan karena kemampuannya untuk meningkatkan kelarutan bahan aktif.
  • Bahan ini cocok untuk reaksi esterifikasi karena sifat polar dan kemampuannya sebagai pelarut.
  • Batyl Alcohol sering dimanfaatkan sebagai pelarut dalam isolasi senyawa organik dari campuran kompleks.
  • Bahan ini digunakan dalam pembuatan bahan kimia industri seperti deterjen dan emulsifier.
  • Batyl Alcohol juga diterapkan dalam pengembangan bahan baku untuk produk farmasi dan kosmetik.

Merek TCI
Nomor CAS 544-62-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Cairan jernih
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Batyl Alcohol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang mudah menguap, penting untuk menghindari penguapan berlebihan dengan menutup wadah secara ketat. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Batyl Alcohol bersifat tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.

  • Osmond dkk. (2009). The Action of Batyl Alcohol and Selachyl Alcohol on the one Marrow of the Guinea Pig. Acta Haematologica doi:10.1159/000207341
  • Anuar dkk. (2005). Emulsion Properties of Batyl Alcohol. Journal of Dispersion Science and Technology doi:10.1081/dis-200049609
  • Todt dkk. (2020). Oral batyl alcohol supplementation rescues decreased cardiac conduction in ether phospholipid‐deficient mice. Journal of Inherited Metabolic Disease doi:10.1002/jimd.12264

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.