Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 23616-79-7

Benzyltributylammonium Chloride, CAS 23616-79-7, TCI B1384

Benzyltributylammonium Chloride, CAS 23616-79-7, TCI B1384

Identitas Kimia

No. CAS
23616-79-7
PubChem
CID 159952·SID 87564306
Rumus molekul
C19H34ClN
Berat molekul
311.9 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
benzyl(tributyl)azanium chloride
SMILES
CCCC[N+](CCCC)(CCCC)CC1=CC=CC=C1.[Cl-]
InChIKey
VJGNLOIQCWLBJR-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Benzyltributylammonium Chloride (BTBA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai katalis transfer fase dalam reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi sintesis organik, terutama dalam reaksi yang membutuhkan transfer ion antar fase. Sebagai katalis transfer fase, BTBA berperan dalam mempercepat reaksi kimia yang melibatkan partisipasi ion dari fase organik ke fase air atau sebaliknya. Karena kemampuannya dalam memfasilitasi reaksi kimia kompleks, BTBA menjadi bahan yang sangat penting dalam laboratorium kimia.

BTBA memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terdegradasi dalam kondisi laboratorium yang umum. Senyawa ini bersifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, namun tidak larut dalam air. Karena sifat ini, BTBA sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang membutuhkan interaksi antara fase organik dan fase polar. Selain itu, BTBA juga memiliki daya tarik karena kestabilan termal dan kemampuannya untuk berfungsi sebagai katalis yang efisien tanpa mengalami perubahan signifikan selama penggunaan berulang.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, BTBA sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi pilihan utama bagi peneliti yang ingin meningkatkan efisiensi reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Karena kehandalannya dalam berbagai kondisi laboratorium, BTBA sangat relevan untuk penelitian di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Dalam sintesis senyawa organik, BTBA digunakan untuk mempercepat reaksi transfer fase yang membutuhkan interaksi antara fase organik dan fase air.
  • Sebagai katalis dalam reaksi substitusi nukleofilik, BTBA membantu meningkatkan laju reaksi dan efisiensi hasil.
  • BTBA sering digunakan dalam reaksi hidrolisis untuk memfasilitasi pemisahan produk dari substrat.
  • Dalam proses pemisahan dan purifikasi senyawa, BTBA berperan dalam meningkatkan efisiensi transfer fase.
  • BTBA digunakan dalam penelitian katalis untuk mengembangkan metode sintesis yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Merek TCI
Nomor CAS 23616-79-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Synthetic Reagents > Phase Transfer Catalysts
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Padatan kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan

BTBA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area kering serta sejuk. Hindari paparan langsung dari sinar matahari dan udara lembap untuk mencegah perubahan fisik atau kimia. Penggunaan BTBA harus dilakukan di bawah pengawasan yang ketat, dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka selama tidak digunakan, dan simpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak atau hewan. Selalu gunakan alat pelindung diri yang sesuai saat menangani bahan kimia ini.

  • Lee dkk. (1999). Vapor Pressure of Ethanol + Benzyltributylammonium Chloride Solution and Vapor−Liquid Equilibrium of Ethanol + Water + Benzyltributylammonium Chloride Mixture at Atmospheric Pressure. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je980188q
  • Thorburn Burns dkk. (1992). Spectrophotometric determination of manganese in steels after extraction of permanganate with benzyltributylammonium chloride. Analytica Chimica Acta doi:10.1016/0003-2670(92)85108-i
  • El-Shahawi dkk. (1994). Spectrophotometric determination of ruthenium after extraction of perruthenate with benzyltributylammonium chloride. Fresenius' Journal of Analytical Chemistry doi:10.1007/bf00323663

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.