Benzyltributylammonium Chloride (BTBA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai katalis transfer fase dalam reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi sintesis organik, terutama dalam reaksi yang membutuhkan transfer ion antar fase. Sebagai katalis transfer fase, BTBA berperan dalam mempercepat reaksi kimia yang melibatkan partisipasi ion dari fase organik ke fase air atau sebaliknya. Karena kemampuannya dalam memfasilitasi reaksi kimia kompleks, BTBA menjadi bahan yang sangat penting dalam laboratorium kimia.
BTBA memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terdegradasi dalam kondisi laboratorium yang umum. Senyawa ini bersifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, namun tidak larut dalam air. Karena sifat ini, BTBA sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang membutuhkan interaksi antara fase organik dan fase polar. Selain itu, BTBA juga memiliki daya tarik karena kestabilan termal dan kemampuannya untuk berfungsi sebagai katalis yang efisien tanpa mengalami perubahan signifikan selama penggunaan berulang.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, BTBA sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi pilihan utama bagi peneliti yang ingin meningkatkan efisiensi reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Karena kehandalannya dalam berbagai kondisi laboratorium, BTBA sangat relevan untuk penelitian di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Quaternary Ammonium Salts 2025-11-10 · hal. 4
Produk TCI terkait
- Benzyltributylammonium Bromide, CAS 25316-59-0, TCI B1217
- Benzyldimethyltetradecylammonium Chloride, CAS 139-08-2, TCI A0208
- N,N,N-Trimethylprop-2-en-1-aminium Chloride, CAS 1516-27-4, TCI T4175
- TCI T2873 56375-79-2 Tributylmethylammonium Chloride (ca. 75% in water)
- Tetrapropylammonium Chloride, CAS 5810-42-4, TCI T2106
- Tetraamylammonium Chloride, CAS 4965-17-7, TCI T1433
- Dalam sintesis senyawa organik, BTBA digunakan untuk mempercepat reaksi transfer fase yang membutuhkan interaksi antara fase organik dan fase air.
- Sebagai katalis dalam reaksi substitusi nukleofilik, BTBA membantu meningkatkan laju reaksi dan efisiensi hasil.
- BTBA sering digunakan dalam reaksi hidrolisis untuk memfasilitasi pemisahan produk dari substrat.
- Dalam proses pemisahan dan purifikasi senyawa, BTBA berperan dalam meningkatkan efisiensi transfer fase.
- BTBA digunakan dalam penelitian katalis untuk mengembangkan metode sintesis yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23616-79-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Phase Transfer Catalysts |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan |
BTBA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area kering serta sejuk. Hindari paparan langsung dari sinar matahari dan udara lembap untuk mencegah perubahan fisik atau kimia. Penggunaan BTBA harus dilakukan di bawah pengawasan yang ketat, dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka selama tidak digunakan, dan simpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak atau hewan. Selalu gunakan alat pelindung diri yang sesuai saat menangani bahan kimia ini.
- Lee dkk. (1999). Vapor Pressure of Ethanol + Benzyltributylammonium Chloride Solution and Vapor−Liquid Equilibrium of Ethanol + Water + Benzyltributylammonium Chloride Mixture at Atmospheric Pressure. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je980188q
- Thorburn Burns dkk. (1992). Spectrophotometric determination of manganese in steels after extraction of permanganate with benzyltributylammonium chloride. Analytica Chimica Acta doi:10.1016/0003-2670(92)85108-i
- El-Shahawi dkk. (1994). Spectrophotometric determination of ruthenium after extraction of perruthenate with benzyltributylammonium chloride. Fresenius' Journal of Analytical Chemistry doi:10.1007/bf00323663
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





