Ethyl Bromofluoroacetate (EBFA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organofluorin. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan pengenalan grup fluoro pada rantai karbon. Dalam laboratorium, EBFA berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting dalam pengembangan senyawa-senyawa dengan sifat khusus, seperti obat, bahan kimia industri, atau bahan baku untuk senyawa organofluorin.
EBFA memiliki struktur molekul yang kompleks dan reaktivitas yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa yang membutuhkan pendekatan yang presisi dan spesifik. Karena sifatnya yang reaktif, EBFA memerlukan penggunaan yang hati-hati dan kontrol yang ketat dalam proses laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, EBFA digunakan untuk penelitian dan pengembangan senyawa organofluorin yang memiliki aplikasi luas, baik dalam bidang farmasi maupun industri kimia. Bahan ini menjadi bagian penting dalam upaya peneliti lokal untuk menciptakan senyawa dengan sifat unik dan potensi pasar yang besar.
Kelebihan (brosur TCI)
- Membentuk reagen Reformatsky dengan seng
- Menghasilkan α-fluoro-β-hidroksi ester dan α-fluoro-β-amino ester
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 5
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organofluorin untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya dalam membangun struktur molekul kompleks.
- Reaksi substitusi halogen pada rantai karbon untuk menghasilkan senyawa dengan sifat khusus yang dibutuhkan dalam industri kimia.
- Pengembangan bahan baku untuk senyawa sintetik yang memerlukan pendekatan reaksi presisi dan spesifik.
- Penelitian dalam bidang farmakologi untuk memahami interaksi molekul dan efek biologis senyawa organofluorin.
- Produksi senyawa kimia industri yang membutuhkan sifat stabil dan reaktivitas yang terkendali.
Dari brosur TCI
- Reaksi Reformatsky dengan senyawa karbonil
- Sintesis α-fluoro-α-amino ester terproteksi N
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 401-55-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan suhu tinggi. |
Data dari brosur TCI
| Kondisi contoh reaksi | Zn, benzena, refluks, 45 menit (dengan benzaldehida) |
|---|
Sumber: TCI brochure R5051 (2026-03-18)
Ethyl Bromofluoroacetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan dalam lingkungan dengan suhu stabil. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, untuk mencegah reaksi kimia dengan bahan penyimpanan lain. Pemakaian bahan ini harus dilakukan di area laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- Yu dkk. (2016). ChemInform Abstract: Visible Light‐Induced Monofluoromethylenation of Heteroarenes with Ethyl Bromofluoroacetate.. ChemInform doi:10.1002/chin.201651049
- Jadhav dkk. (2016). ChemInform Abstract: Visible Light Mediated Organocatalytic Activation of Ethyl Bromofluoroacetate: Coupling with Indoles and Anilines.. ChemInform doi:10.1002/chin.201608035
- Yu dkk. (2016). Visible light-induced monofluoromethylenation of heteroarenes with ethyl bromofluoroacetate. New Journal of Chemistry doi:10.1039/c6nj00281a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



