2-Bromophenylacetic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari gugus bromo pada cincin fenil dan rantai asam karboksilat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk menghasilkan senyawa-senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, kimia organik, dan analisis kimia.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 2-Bromophenylacetic Acid menjadi pilihan yang ideal dalam reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi penggabungan. Bahan ini juga memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan pengembangan senyawa aktif biologis. Banyak institusi pendidikan dan lembaga penelitian mengandalkan bahan ini sebagai komponen kunci dalam eksperimen yang memerlukan sintesis senyawa dengan struktur kompleks dan spesifik.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi nukleofilik dalam sintesis senyawa aromatik
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi bahan kimia
- Analisis kimia untuk identifikasi dan karakterisasi senyawa organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa bromo dalam reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 18698-97-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2-Bromophenylacetic Acid harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit, mata, atau pernapasan. Dalam penggunaan, pastikan ruang kerja memiliki ventilasi yang baik dan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung digunakan. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari paparan berlebihan dan memastikan keselamatan di lingkungan laboratorium.
- Chuchani dkk. (1999). Kinetics of the gas‐phase elimination of α‐Bromophenylacetic acid under maximum inhibition. International Journal of Chemical Kinetics doi:10.1002/(sici)1097-4601(1999)31:10<725::aid-jck5>3.3.co;2-m
- Chuchani dkk. (1999). Kinetics of the gas-phase elimination of ?-Bromophenylacetic acid under maximum inhibition. International Journal of Chemical Kinetics doi:10.1002/(sici)1097-4601(1999)31:10<725::aid-jck5>3.0.co;2-v
- Jáč dkk. (2020). Stability study of α‐bromophenylacetic acid: Does it represent an appropriate model analyte for chiral separations?. ELECTROPHORESIS doi:10.1002/elps.202000088
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



