2-Ethylhexyl Benzoate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan merupakan salah satu komponen penting dalam pembuatan bahan kimia dengan sifat tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa lain yang memiliki fungsi spesifik, seperti pelarut atau bahan aktif dalam formulasi tertentu.
Karakteristik utama dari 2-Ethylhexyl Benzoate adalah kelarutannya yang baik dalam pelarut organik dan sifatnya yang stabil dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam proses sintesis yang memerlukan suhu tinggi. Sifat kimia dan fisik yang konsisten membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia, pengembangan produk farmasi, dan produksi bahan kimia industri. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia, 2-Ethylhexyl Benzoate menjadi salah satu bahan yang diminati oleh para peneliti dan praktisi di berbagai institusi pendidikan dan industri di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Bis(2-ethylhexyl) Adipate, CAS 103-23-1, TCI A0163
- 2-Ethylhexyl Acrylate Monomer (stabilized with MEHQ), CAS 103-11-7, TCI A0144
- TCI A0031 103-09-3 2-Ethylhexyl Acetate
- 2-Ethylhexyl Butyrate, CAS 25415-84-3, TCI B0130
- Bis(2-ethylhexyl) Azelate, CAS 103-24-2, TCI A1473
- Bis(2-ethylhexyl) Azelate, CAS 103-24-2, TCI A0653
- Sintesis senyawa organik kompleks karena sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik
- Pengembangan formulasi produk farmasi sebagai bahan aktif atau aditif
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa organik dalam lingkungan laboratorium
- Produksi bahan pelarut dalam industri kimia dan kosmetik
- Uji keterlarutan dan stabilitas senyawa dalam berbagai kondisi reaksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5444-75-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2-Ethylhexyl Benzoate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang mudah menguap, wadah harus dilengkapi dengan tutup yang kedap udara. Dalam penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini juga tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif tanpa pengujian terlebih dahulu.
- ADAMY dkk. (1991). ChemInform Abstract: High‐Pressure NMR Study of 13C Relaxation in 2‐Ethylhexyl Benzoate and 2‐Ethylhexyl Cyclohexanecarboxylate. ChemInform doi:10.1002/chin.199129037
- Harris (2009). Temperature and Pressure Dependence of the Viscosities of 2-Ethylhexyl Benzoate, Bis(2-ethylhexyl) Phthalate, 2,6,10,15,19,23-Hexamethyltetracosane (Squalane), and Diisodecyl Phthalate. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je900284z
- Adamy dkk. (1991). High-pressure nuclear-magnetic-resonance study of carbon-13 relaxation in 2-ethylhexyl benzoate and 2-ethylhexyl cyclohexanecarboxylate. The Journal of Chemical Physics doi:10.1063/1.459728
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







