5-Bromovaleryl Chloride (TCI B2059) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang relevan dalam bidang kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk membangun molekul kompleks yang lebih besar.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap memerlukan penanganan yang hati-hati karena sifatnya yang halus dan kemungkinan reaktivitas terhadap bahan tertentu. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang relevan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru dan modifikasi struktur molekul. Ketersediaannya dalam berbagai ukuran kemasan memudahkan penggunaan untuk berbagai skala eksperimen.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan substitusi bromo pada rantai karbon
- Reaksi konjugasi untuk pembentukan senyawa aromatik atau heterosiklik
- Pembuatan prekursor untuk senyawa farmakologis atau bahan kimia industri
- Modifikasi struktur molekul untuk pengembangan senyawa baru
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa halogen terhadap berbagai kondisi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4509-90-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
5-Bromovaleryl Chloride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta cahaya. Bahan ini bersifat halus dan mudah bereaksi, sehingga wadah yang tepat adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, harus dipakai di area yang terkontrol dan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Penanganan yang hati-hati diperlukan untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—








