Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 472-15-1

Betulinic Acid, CAS 472-15-1, TCI B2836

Betulinic Acid, CAS 472-15-1, TCI B2836

Identitas Kimia

No. CAS
472-15-1
PubChem
CID 3010927·SID 87558736
Rumus molekul
C30H48O3
Berat molekul
456.7 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(1R,3aS,5aR,5bR,9S,11aR)-9-hydroxy-5a,5b,8,8,11a-pentamethyl-1-prop-1-en-2-yl-1,2,3,4,5,6,7,7a,9,10,11,11b,12,13,13a,13b-hexadecahydrocyclopenta[a]chrysene-3a-carboxylic acid
SMILES
CC(=C)[C@@H]1CC[C@]2(C1C3CCC4[C@]5(CC[C@@H](C(C5CC[C@]4([C@@]3(CC2)C)C)(C)C)O)C)C(=O)O
InChIKey
QGJZLNKBHJESQX-UOTMTCHLSA-N
Harga reguler Rp 1.723.050,00
Harga reguler Rp 1.220.100,00 Harga obral Rp 1.723.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Betulinic Acid, dengan nomor CAS 472-15-1, adalah senyawa kimia alami yang diperoleh dari berbagai sumber tumbuhan, seperti kayu dan daun tertentu. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biofarmaka dan bio-kimia. Betulinic Acid memiliki aktivitas biologis yang signifikan, termasuk sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan kemampuan menghambat pertumbuhan sel kanker. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, uji toksisitas, serta penelitian tentang mekanisme penyakit.

Betulinic Acid memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkannya berinteraksi dengan berbagai jalur biologis dalam tubuh. Senyawa ini bersifat stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman untuk penggunaan dalam penelitian, Betulinic Acid menjadi pilihan utama para peneliti. Ketersediaan dalam bentuk murni dan kemasan yang praktis juga memudahkan penggunaannya dalam berbagai eksperimen.

Di Indonesia, Betulinic Acid digunakan dalam penelitian ilmiah di berbagai institusi, termasuk universitas dan lembaga riset. Bahan ini sering dimanfaatkan untuk studi tentang efek farmakologis, pengujian bahan aktif dalam produk herbal, serta pengembangan terapi alternatif. Karena relevansinya dalam bidang kesehatan dan farmasi, Betulinic Acid menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti di laboratorium lokal.

Brosur TCI (PDF)

  • Penelitian tentang efek anti-inflamasi pada sel manusia
  • Pengembangan obat untuk pengobatan penyakit kulit dan kanker
  • Uji aktivitas antioksidan dalam lingkungan laboratorium
  • Studi tentang mekanisme aksi senyawa alami dalam terapi medis
  • Pengujian toksisitas pada model hewan dan sel kultur

Merek TCI
Nomor CAS 472-15-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 100mg, 1g
Bentuk fisik Padat, berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Betulinic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan terlindung dari kelembapan sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Selain itu, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif.

  • Xiao dkk. (2015). Comparison of the inhibition capability of oleanolic acid and betulinic acid towards drug-metabolizing enzymes. African Health Sciences doi:10.4314/ahs.v15i3.40
  • (2019). METHOD FOR PRODUCING BETULINIC ACID. Вестник Башкирского университета doi:10.33184/bulletin-bsu-2019.3.5
  • Santosh Shinde dkk. (2021). Analytical Method Determination of Betulinic Acid: A Review. International Journal of Science and Research (IJSR) doi:10.21275/mr21704200035

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.