Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 359860-27-8

Biotin-PEG3-Amine, CAS 359860-27-8, TCI B3172

Biotin-PEG3-Amine, CAS 359860-27-8, TCI B3172

Identitas Kimia

No. CAS
359860-27-8
PubChem
CID 53384310·SID 125307160
Rumus molekul
C18H34N4O5S
Berat molekul
418.6 g/mol
Kemurnian
>95.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N-[2-[2-[2-(2-aminoethoxy)ethoxy]ethoxy]ethyl]-5-(2-oxo-1,3,3a,4,6,6a-hexahydrothieno[3,4-d]imidazol-4-yl)pentanamide
SMILES
C1C2C(C(S1)CCCCC(=O)NCCOCCOCCOCCN)NC(=O)N2
InChIKey
KIJSBKNJFAUJFV-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.914.800,00
Harga reguler Rp 2.053.800,00 Harga obral Rp 2.914.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Biotin-PEG3-Amine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi bioconjugation di laboratorium. Senyawa ini merupakan gabungan dari biotin, yang merupakan molekul pengikat kuat terhadap avidin, dan PEG3 (polietilen glikol) yang memiliki sifat hidrofilik dan meningkatkan stabilitas molekul. Biotin-PEG3-Amine digunakan untuk menghubungkan molekul biologis seperti protein, antibodi, atau enzim ke substrat lainnya. Dalam penelitian biokimia dan biomedis, senyawa ini sangat penting untuk pengembangan sensor biologis, sistem pengantaran obat, dan analisis molekuler.

Biotin-PEG3-Amine memiliki struktur yang stabil dan tidak mudah terdegradasi, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang. Kehadiran PEG3 membantu mengurangi reaktivitas molekul, mengurangi interaksi tidak diinginkan, dan meningkatkan kelarutan dalam pelarut organik maupun air. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi yang membutuhkan kestabilan dan keandalan. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat amfipatik, sehingga dapat digunakan dalam berbagai kondisi reaksi dan metode konjugasi.

Di laboratorium Indonesia, Biotin-PEG3-Amine digunakan secara luas dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan teknologi biomedis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk pengembangan produk kesehatan, diagnostik, dan terapi biologis. Senyawa ini juga sering digunakan dalam proyek penelitian yang melibatkan modifikasi molekuler dan pengikatan spesifik.

Brosur TCI (PDF)

  • Biotin-PEG3-Amine digunakan dalam penelitian konjugasi molekuler untuk meningkatkan spesifisitas dan stabilitas ikatan.
  • Senyawa ini cocok untuk pengembangan sensor biologis yang membutuhkan pengikatan spesifik dan sensitif.
  • Biotin-PEG3-Amine sering digunakan dalam sistem pengantaran obat untuk meningkatkan kelarutan dan stabilitas molekul aktif.
  • Aplikasi ini juga digunakan dalam analisis protein dan antibodi untuk mempermudah pengikatan dan deteksi.
  • Senyawa ini sangat berguna dalam penelitian biomedis untuk pengembangan terapi target spesifik dan diagnostik molekuler.

Dari brosur TCI

  • Bereaksi dengan TCO-NHS axial isomer (contoh praktik)

Merek TCI
Nomor CAS 359860-27-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Bioconjugation
Ukuran kemasan 25mg, 100mg
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Data dari brosur TCI

Jumlah1.2 equiv.; 9.2 mg (0.022 mmol) (dengan T4456 5.0 mg (0.018 mmol), triethylamine 1.2 equiv., asetonitril, r.t., 30 min)

Sumber: TCI brochure LL100 (2026-04-23)

Biotin-PEG3-Amine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Jika tidak digunakan, senyawa ini sebaiknya disimpan dalam kondisi tersebut untuk menjaga kualitas dan stabilitasnya. Saat menangani senyawa ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi dan risiko kecelakaan.

—