Bisdemethoxycurcumin adalah senyawa alami yang terdapat dalam curcuma, sebuah bahan herbal yang sering digunakan dalam penelitian bidang kehidupan dan biofarmaka. Senyawa ini memiliki struktur kimia yang kompleks dan berperan sebagai salah satu komponen aktif dalam ekstrak curcuma. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk eksperimen yang berkaitan dengan aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, dan potensi terapi medis. Sebagai bahan baku penelitian, Bisdemethoxycurcumin sering diaplikasikan dalam pengembangan obat, penelitian kesehatan masyarakat, serta studi farmakologi.
Bisdemethoxycurcumin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses ekstraksi. Selain itu, senyawa ini memiliki daya reaksi yang baik dengan berbagai reagen kimia, sehingga sangat cocok untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi. Sifat fisika dan kimia yang konsisten membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, Bisdemethoxycurcumin digunakan dalam berbagai studi terkait kesehatan dan farmakologi. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengeksplorasi potensi terapi alternatif, terutama dalam pengobatan penyakit kronis. Dengan adanya bahan ini, peneliti dapat melakukan eksperimen yang lebih akurat dan relevan dengan kebutuhan medis di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Crude Medicine Ingredients for Cancer Research 2025-02-17 · hal. 1
- Traditional Medicine/Crude Medicine Research Reagents 2024-09-11 · hal. 2
- Polyphenols 2024-12-05 · hal. 2
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 9
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 12
- Penelitian tentang aktivitas anti-inflamasi senyawa alami
- Pengembangan obat herbal berbasis curcuma
- Eksperimen farmakologi untuk mengevaluasi efek biologis
- Studi tentang mekanisme aksi senyawa antioksidan
- Analisis komponen kimia dalam ekstrak curcuma
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24939-16-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bisdemethoxycurcumin harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan.
- Adeyeni dkk. (2016). BMI1 is downregulated by the natural compound curcumin, but not by bisdemethoxycurcumin and dimethoxycurcumin. Physiological Reports doi:10.14814/phy2.12906
- Ravago dkk. (2026). Photodynamic therapy-induced anticandidal effects via reactive oxygen species generation from bisdemethoxycurcumin and potassium iodide. Scientific Reports doi:10.1038/s41598-026-53801-z
- Li dkk. (2017). GW28-e0855 The effect of bisdemethoxycurcumin on myocardial apoptosis induced by staurosporine. Journal of the American College of Cardiology doi:10.1016/j.jacc.2017.07.673
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsPhenylpropanoids, Aromatic PolyketidesAromatic Polyketides
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








