Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 590-97-6

Bromomethyl Acetate, CAS 590-97-6, TCI B3907

Bromomethyl Acetate, CAS 590-97-6, TCI B3907

Identitas Kimia

No. CAS
590-97-6
PubChem
CID 68536·SID 253659631
Rumus molekul
C3H5BrO2
Berat molekul
152.97 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
bromomethyl acetate
SMILES
CC(=O)OCBr
InChIKey
NHYXMAKLBXBVEO-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.227.050,00
Harga reguler Rp 1.557.150,00 Harga obral Rp 2.227.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Bromomethyl Acetate (BCA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Sebagai bahan pembangun, BCA memiliki peran penting dalam laboratorium kimia, terutama dalam penelitian sintesis dan modifikasi molekul. Produk ini sangat berguna bagi para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan baku untuk eksperimen kimia yang kompleks.

Bromomethyl Acetate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap air dan bahan kimia lainnya. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat fleksibel dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifat reaktivitasnya, BCA sering digunakan dalam reaksi substitusi dan reaksi nucleofilik. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, BCA sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kualitasnya yang memenuhi standar internasional. Penggunaan BCA di laboratorium lokal juga didukung oleh kebutuhan akan bahan baku yang dapat digunakan dalam berbagai jenis eksperimen kimia.

  • Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia farmasi
  • Reaksi substitusi bromo pada rantai karbon untuk modifikasi struktur molekul
  • Pembuatan senyawa aromatik melalui reaksi nucleofilik dan elektrofilik
  • Penelitian kimia organik untuk pengembangan bahan baru dalam industri kimia
  • Eksperimen kimia dasar untuk memahami reaktivitas senyawa organik

Merek TCI
Nomor CAS 590-97-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Cairan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara

Bromomethyl Acetate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta paparan cahaya. Bahan ini sangat reaktif terhadap air, sehingga wadah penyimpanannya harus rapat dan tidak bocor. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan dengan perlengkapan pelindung sesuai standar keselamatan. Selalu pastikan bahwa prosedur penanganan sesuai dengan protokol keselamatan kimia yang berlaku.

  • Liu dkk. (2004). O 6-Alkylguanine-DNA Alkyltransferase Has Opposing Effects in Modulating the Genotoxicity of Dibromomethane and Bromomethyl Acetate. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx049958o

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.