Bromomethyl Acetate (BCA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Sebagai bahan pembangun, BCA memiliki peran penting dalam laboratorium kimia, terutama dalam penelitian sintesis dan modifikasi molekul. Produk ini sangat berguna bagi para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan baku untuk eksperimen kimia yang kompleks.
Bromomethyl Acetate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap air dan bahan kimia lainnya. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat fleksibel dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifat reaktivitasnya, BCA sering digunakan dalam reaksi substitusi dan reaksi nucleofilik. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, BCA sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kualitasnya yang memenuhi standar internasional. Penggunaan BCA di laboratorium lokal juga didukung oleh kebutuhan akan bahan baku yang dapat digunakan dalam berbagai jenis eksperimen kimia.
Produk TCI terkait
- 2-(Bromomethyl)acrylic Acid, CAS 72707-66-5, TCI B4048
- 4-(Bromomethyl)benzophenone, CAS 32752-54-8, TCI B3840
- Methyl 3-(Bromomethyl)benzoate, CAS 1129-28-8, TCI B2224
- 2-[4-(Bromomethyl)phenyl]propionic Acid, CAS 111128-12-2, TCI B2101
- Methyl 4-(Bromomethyl)benzoate, CAS 2417-72-3, TCI B2053
- Ethyl 2-(Bromomethyl)acrylate (stabilized with HQ), CAS 17435-72-2, TCI B1820
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia farmasi
- Reaksi substitusi bromo pada rantai karbon untuk modifikasi struktur molekul
- Pembuatan senyawa aromatik melalui reaksi nucleofilik dan elektrofilik
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan bahan baru dalam industri kimia
- Eksperimen kimia dasar untuk memahami reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 590-97-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Bromomethyl Acetate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta paparan cahaya. Bahan ini sangat reaktif terhadap air, sehingga wadah penyimpanannya harus rapat dan tidak bocor. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan dengan perlengkapan pelindung sesuai standar keselamatan. Selalu pastikan bahwa prosedur penanganan sesuai dengan protokol keselamatan kimia yang berlaku.
- Liu dkk. (2004). O 6-Alkylguanine-DNA Alkyltransferase Has Opposing Effects in Modulating the Genotoxicity of Dibromomethane and Bromomethyl Acetate. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx049958o
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




![111128-12-2 2-[4-(Bromomethyl)phenyl]propionic Acid - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510B2101_3164fa18-db8c-41f7-9c31-4bf45a41bebb.jpg?v=1767335146&width=533)


