4-Bromo-2-nitrobenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus aldehida dan substituen bromo serta nitro yang memberikan sifat reaktif yang unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik, obat, atau bahan kimia industri.
Karena struktur kimianya yang stabil namun reaktif, 4-Bromo-2-nitrobenzaldehyde menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi reduksi. Gugus nitro pada senyawa ini juga memberikan sifat oksidatif yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai reaksi kimia. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi dalam sintesis senyawa kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini secara langsung.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik yang membutuhkan gugus aldehida dan substituen bromo
- Reaksi substitusi elektrofilik untuk pembentukan senyawa aromatik baru
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan struktur kompleks
- Reaksi reduksi untuk mengubah gugus nitro menjadi amina
- Studi reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5551-12-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Bromo-2-nitrobenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan reaksi dengan udara. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan memenuhi standar keselamatan laboratorium.
—




