Bevantolol Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biofarmaka. Produk ini termasuk dalam kategori reagen penelitian farmasi, yang digunakan untuk eksperimen ilmiah dalam laboratorium. Sebagai bahan aktif farmakologis, Bevantolol Hydrochloride memiliki aktivitas antagonis beta-adrenergi, sehingga sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja obat dan efek farmakologis pada sistem saraf. Dalam penelitian, senyawa ini berperan sebagai bahan kontrol atau bahan uji untuk menguji respons biologis terhadap pengaruh beta-adrenergik.
Bevantolol Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan memiliki kemurnian tinggi, sehingga cocok untuk penggunaan dalam eksperimen ilmiah yang membutuhkan akurasi dan konsistensi. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, memudahkan proses penggunaan dalam berbagai metode analisis. Keberadaan senyawa ini dalam bentuk kristal atau serbuk memungkinkan peneliti untuk melakukan berbagai reaksi kimia dan sintesis dengan efisiensi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Bevantolol Hydrochloride digunakan dalam berbagai penelitian terkait farmakologi, farmakodinamika, dan farmakokinetik. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, uji efek samping, serta studi mekanisme kerja obat. Peneliti di Indonesia sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan aktif farmakologis yang dapat diandalkan dan memiliki konsistensi tinggi.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 20
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 45
- Penelitian farmakologi untuk menguji efek antagonis beta-adrenergik pada jaringan biologis
- Uji farmakodinamika untuk mengevaluasi respons fisiologis terhadap senyawa beta-blocker
- Sintesis senyawa kimia sebagai bahan bantu dalam pengembangan obat baru
- Eksperimen terapi farmakologis untuk mengeksplorasi mekanisme penghambatan sinyal adrenergik
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam studi efek samping obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 42864-78-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 250mg, 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bevantolol Hydrochloride harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan kelembapan rendah sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap bahan kimia dan tidak menyerap kelembapan. Saat menangani bahan ini, peneliti harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat oksidatif atau korosif.
- Bredikhina dkk. (2016). The effective direct resolution procedure for the chiral drug bevantolol hydrochloride. Tetrahedron: Asymmetry doi:10.1016/j.tetasy.2016.03.012
- Takita dkk. (1992). Effects of bevantolol hydrochloride on immobilization stress-induced hypertension and central β-adrenoceptors in rats. Japanese Journal of Pharmacology doi:10.1016/s0021-5198(19)49680-7
- Takita dkk. (1992). Selectivity of Bevantolol Hydrochloride towards α- and β-Adrenoceptor Subtypes in Rat Cerebral Cortex. Japanese Journal of Pharmacology doi:10.1016/s0021-5198(19)39763-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antihypertensive Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antihypertensive Ingredients (for Research and Experimental Use)






