1-tert-Butyl 3-Methyl Azetidine-1,3-dicarboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium, terutama dalam bidang peptida. Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam sintesis senyawa organik dan pemrosesan molekul biologis. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa-senyawa yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanan. Karena struktur molekulnya yang spesifik, senyawa ini juga memungkinkan reaksi kimia yang terkendali dan presisi. Hal ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan akurasi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian bidang kimia dan biokimia, terutama dalam pengembangan senyawa baru atau modifikasi molekul. Karena keberadaannya yang terbatas di pasar lokal, senyawa ini sering diimpor atau dibeli dari supplier internasional yang terpercaya.
- Sintesis senyawa peptida untuk pengembangan obat baru
- Penelitian aktivitas biologis senyawa organik
- Modifikasi struktur molekul untuk meningkatkan sifat fungsional
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam kondisi tertentu
- Pembuatan bahan baku untuk senyawa farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 610791-05-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan. Saat mengambil atau menangani senyawa ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Karena sifat kimianya yang kompleks, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati dan hanya oleh personel yang terlatih.
- Shinada dkk. (2015). A Facile Synthesis of (2R/S,5R)-1-tert-Butyl 2-Methyl 5-(((tert-Butyldimethylsilyl)oxy)methyl)pyrrolidine-1,2-dicarboxylate. HETEROCYCLES doi:10.3987/com-15-13347
- Kraehenbuehl dkk. (1994). Vapor Pressures of Methyl tert-Butyl Ether, Ethyl tert-Butyl Ether, Isopropyl tert-Butyl Ether, tert-Amyl Methyl Ether, and tert-Amyl Ethyl Ether. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je00016a026
- Tao dkk. (2026). AlCl3-promoted synthesis of methyl and tert-butyl thioglycosides from glycosyl esters with tert-butyl methyl and di-tert-butyl sulfides as efficient sulfur sources. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2026.135319
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
