3-(3-Bromophenyl)-9-phenyl-9H-carbazole adalah senyawa kimia kompleks yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian ilmiah untuk membangun struktur molekuler yang lebih kompleks. Sebagai building block, senyawa ini berperan penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki sifat khusus, seperti aktivitas biologis atau sifat optik.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari karbazol dan fenil yang terikat dengan grup bromo, memberikan sifat reaktif dan kestabilan tertentu. Struktur tersebut memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lain yang dapat mengarah pada senyawa dengan fungsi spesifik. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis molekul kompleks.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian di berbagai bidang seperti farmasi, material, dan kimia organik. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini sebagai bahan dasar dalam eksperimen yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Studi reaktivitas senyawa dengan grup bromo dalam reaksi substitusi
- Pengujian aktivitas biologis senyawa kompleks terhadap sel tertentu
- Penelitian material optik dan elektronik yang memanfaatkan struktur molekul kompleks
- Eksperimen kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 854952-59-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan meminimalkan risiko degradasi. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk memastikan keselamatan dalam proses penanganan.
—
